Tengah Malam, Gadis Desa Ini Gedor Rumah Warga Mengadu Habis Diperkosa Orang Tidak Dikenal

0
2577
Foto : korban bersama warga desa dan petugas

Selasa, 15 Januari 2019 
Pewarta : Herman 

BENGKULU UTARA – Seorang wanita muda yang diperkirakan baru berusia 17 tahun diketahui merupakan warga salah satu desa di Kecamatan Arga Makmur, Bengkulu Utara (BU) lewat tengah malam Senin (14/1/2019), sempat menggegerkan warga Desa Pagar Ruyung, Kecamatan Arma Jaya, BU. Pasalnya, gadis tersebut pada saat menggedor rumah, maaf, dalam keadaan tidak lagi mengenakan busana secara lengkap dan mengaku habis diperkosa.

Menurut keterangan warga Desa Pagar Ruyung yang rumahnya digedor oleh wanita tersebut, awalnya sekira pukul 11.00 WIB ia mendengar ada suara wanita yang mengetuk pintu rumahnya, sembari meminta tolong.

“Saya sempat kaget ada orang ketuk pintu tengah malam sambil minta tolong. Kemudian saya intip dari kaca jendela, tampak seorang perempuan yang sudah tidak mengenakan celana. Lantas saya panggil istri saya agar membuka pintu dan diberikan penutup tubuhnya,” kata warga.

Setelah itu, ia segera menghubungi perangkat desa setempat, dan wanita korban itu pun dibawa ke kantor desa. Ketika ditanya oleh Kepala Desa Pagar Ruyung, korban mengaku dirinya telah diperkosa oleh lelaki yang tidak dikenalinya.

“Setelah korban usai memakai celana yang kami berikan, pihak perangkat desa langsung membawa korban ke kantor desa. Selanjutnya pihak desa menghubungi aparat kepolisian, setelah polisi datang, korban dibawa ke kantor polisi,” jelasnya.

Sayangnya, wanita yang mengaku korban rudapaksa ini tidak dapat menjelaskan dimana kejadian tersebut ia alami. Sekalipun demikian, pihak aparat dari Polres BU bersama warga desa tetap melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.

Pencarian dilakukan hingga pukul 03.00 dini hari, namun belum membuahkan hasil. Mengingat suasana sudah menjelang subuh, pihak pencari baik dari aparat maupun warga memutuskan untuk melanjutkan pencariannya pada siang hari.

“Untuk sementara, pencarian kita hentikan dulu sampai disini, besok pagi akan kita lanjutkan kembali,” kata salah seorang petugas.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here