Belasan Warga Tanjung Putus Datangi Mapolres BU, Minta Kades Dibebaskan

0
1335

Selasa, 22 Januari 2019
Pewarta : Herman

BENGKULU UTARA – Sedikitnya ada 12 orang warga Desa Tanjung Putus, Kecamatan Kerkap, Kabupaten Bengkulu Utara (BU) beserta Sekdes dan Ketua BPD setempat pada selasa malam mendatangi Mapolres BU guna mengajukan permohonan agar pihak kepolsian menangguhkan penahanan terhadap Kadesnya Kusindah Harianto, yang terlibat perkelahian dan dilaporkan sebagai pelaku penganiayaan oleh salah seorang warganya Jumadi.

Kedatangan belasan warga beserta perangkat desa ini diperkirakan sekira pukul 21.30 WIB, dengan mengendarai mobil truk dari desa nya menuju Mapolres di Jl. Prof M Yamin Kota Arga Makmur. Menurut pengakuan warga, upaya tersebut merupakan wujud keprihatinan mereka terhadap Kadesnya dan pertimbangan atas jalannya roda pemerintahan desa.

“Tujuan pertama adalah menjenguk Kades kami yang ditahan, kemudian mengajukan permohonan kepada pihak kepolisian supaya dapat membebaskan kades kami tersebut atau menangguhkan penahanannya,” tutur salah seorang warga, yang ditemui awak kontrastoday.com di Mapolres.

Mengingat Kades memang dibutuhkan oleh warga dalam menjalankan roda pemerintahan desa, dan dengan adanya jaminan tertulis, maka pihak kepolisian, dalam hal ini Polres BU mengabulkan permohonan warga tersebut. Untuk sementara, penahanan terhadap Kades, ditangguhkan.

“Mengingat kadesnya dari awal berlaku koperatif dan dia sangat dibutuhkan kehadirannya dalam pemerintahan desa, kami penyidik menganggap penangguhan kades tidak ada masalah. Apalagi ada jaminan dari pihak keluarga beserta seluruh perangkat desa yang diwakili oleh istri dan ketua BPD. Namun proses penyidikan tetap berlanjut,” kata Kapolres BU, AKBP Ariefaldi WN SH S.Ik, MM melalui Kasat Reskrim, AKP M. Jufri, S.Ik.

Baca juga artikel terkait sebelumnya : Usai Jalani Pemeriksaan, Kades Tanjung Putus Ditahan, Begini Harapan Warga Desa

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here