Peras Kades, Wartawan Gadungan Terancam 9 Tahun Penjara

0
30

KONTRASTODAY, Bengkulu Utara – Aparat Kepolisian Resort Bengkulu Utara menetapkan wartawan gadungan TR (41) dan IR (38), sebagai tersangka kasus pemerasan terhadap Kepala Desa Samban Jaya, Kecamatan Batiknau. Atas kasus yang membelitnya, keduanya terancam hukuman 9 Tahun penjara.

Dalam keterangan pers, Rabu (13/11/2019), Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara, AKP. Jery Antonius Nainggolan, SIK mengatakan, pelaku memeras dengan cara meminta Kepala Desa membayar tagihan iklan sebesar 5 juta rupiah, untuk iklan kegiatan pelantikan BPD.

“Iya, iklan sebesar 5 juta rupiah. Jika tidak dipenuhi mereka mengancam akan melaporkan kades ke Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara. Keduanya diancaman 9 tahun penjara,” kata Kasat Reskrim.

Selain uang tunai sebesar 3 juta rupiah, dari tangan kedua pelaku, aparat kepolisian juga mengamankan 1 unit mobil Yaris merah, 3 unit telepon genggam, bukti tagihan iklan dan id card salah satu media.

Sementara itu, pengakuan salah satu tersangka IR (38) sebagai Direktur Utama media koran mingguan, dirinya mengaku tidak mengetahui akar permasalahan.

“Saya cuma diajak menagih iklan, tidak tau deal apa belum dengan kadesnya. Iya, saya Dirut media, datang dari kota Bengkulu. Kalau tau begini saya pasti tidak mau. Itu wartawan saya, iya dia belum UKW,” sesal IR.

Redaksi : kontrastoday.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here