LAKI Dukung Pemerintah Tertibkan Pengusaha Galian C Ilegal

0
151

KONTRASTODAY, Bengkulu Utara – Menanggapi masih banyaknya galian C atau Kuari yang beroperasi secara ilegal di Kabupaten Bengkulu Utara, seperti yang disampaikan Kepala Seksi (Kasi) Pengusahaan Bebatuan Mineral Non Logam dan Logam Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu, Didi Susanto di libenews.co.id pada Senin (02/12/2019) ditanggapi serius oleh Ormas LAKI.

Sekretaris DPC Organisasi Masyarakat (Ormas) Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Bengkulu Utara, Afrizal Karnain kepada kontrastoday.com Selasa (03/12/2919) memberikan dukungan kepada pemerintah untuk memberikan sanksi hukum kepada pengusaha Galian C ilegal.

“Kita mendukung tindakan tegas dari pemerintah untuk memberikan sanksi terhadap aktivitas usaha tambang galian C ilegal,” tegas Buyung Karim, sapaan akrab Afrizal Karnain.

Terkait pemberantasan pengusaha galian C ilegal, Sekretaris LAKI menghimbau kepada pihak ESDM Provinsi Bengkulu, untuk dapat menyampaikan kepada khalayak umum, siapa saja pengusaha tambang yang Izin Usaha Pertambangannya (IUP) telah mati.

“ESDM mesti mengumumkan siapa saja pengusaha tambang yang beroperasi, agar di ketahui oleh masyarakat luas, terlebih pengusaha tambang ilegal di Kabupaten Bengkulu Utara,” ujarnya.

Dengan di umumkannya siapa saja pengusaha pertambangan galian C yang beroperasi secara ilegal, akan memudahkan bagi pihak berwenang maupun masyarakat dalam pengawasan.

“Jika kita simak dari pernyataan pihak ESDM Provinsi Bemgkulu, kewenangan dalam penindakan, baik berupa sanksi ringan maupun penutupan berada pada penegak hukum, oleh karna itu pihak ESDM patut memberikan daftar pengusaha ilegal yang masih beroperasi, agar dapat di tindak secara tegas oleh aparat,” terangnya.

Selain itu, dengan masih banyaknya pengusaha galian C yang beroperasi secara ilegal, tentunya merugikan pemerintah setempat, terutama dalam serapan PAD. Sebab, sudah barang tentu dalam kegiatannya melakukan penambangan tidak memberikan kontribusi bagi daerah, terlebih dalam pembayaran pajak galian C.

“Mesti di umumkan, dan upaya tersebut tentunya membantu pihak ESDM itu sendiri dalam melaksanakan tugasnya,” tutup Buyung.

Berita ini dilansir dari : libenews.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here