Bengkulu UtaraDaerahHeadline

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman BU Sosialisasikan Tata Cara Penyerahan PSU Kepada 14 Developer

430
×

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman BU Sosialisasikan Tata Cara Penyerahan PSU Kepada 14 Developer

Sebarkan artikel ini

KONTRASTODAY.COM, Bengkulu Utara Untuk menjamin keberlanjutan pemeliharaan dan pengelolaan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) dilingkungan Perumahan dan Permukiman, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Bengkulu Utara menggelar Sosialisasi dengan 14 Developer Perumahan di Sawah Resto, Selasa (30/11/21).

Sosialisasi tata cara penyerahan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) Perumahan dan Permukiman kepada Pemerintah Daerah dibuka oleh Bupati Bengkulu Utara Ir. H. Mian diwakili Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Dr. Dodi Hardinata, S.Sos, M.Si.

Dalam penyampaiannya Dodi Hardinata mengatakan semua perumahan yang dibangun dan disediakan oleh perusahaan pengembang, apabila telah selesai pembangunannya harus segera di serah terimakan Prasarana, Sarana Dan Utilitas Umum (PSU) nya ke Pemerintah Daerah, guna untuk menjamin keberlanjutan pemeliharaan dan pengolaannya.

Kemudian kata Dodi Hardinata setiap pengembang dalam melakukan pembangunan perumahan wajib menyediakan prasarana dan utilitas umum sesuai dengan Rencana Tapak (Site Plan) yang di sahkan oleh bupati.

“Bupati memberi apresiasi kepada pengembang yang ada di Bengkulu Utara, atas kontribusinya dalam penyediaan perumahan layak huni dan sehat. Hal ini diamanatkan di dalam Permendagri Nomor 09 Tahun 2009 dan ditegaskan lagi oleh Peraturan Bupati Bengkulu Utara Nomor 12 Tahun 2021 tentang Tata Cara Penyerahan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) Perumahan dan Permukiman Kepada Pemerintah Daerah,” katanya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Bengkulu Utara Supadi,S.IP dalam sambutanya menjelaskan, tujuan diselengarakannya acara ini adalah untuk mensosialisasikan keharusan pengembang menyerahkan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum adalah agar Pengernbang segera menyerahkan Prasarana, sarana dan Utilitas Umum (PSU) kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Utara.

“Dari 19 titik perumahan yang dibangun oleh 14 perusahaan, baru 1 titik yang diserahkan ke Pemerintah Daerah Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum PT. Berton Karya Property milik Bapak Mulat Susanto yang berada di Desa Karang Anyar Il,” jelasnya.

Kepala BPN Bengkulu Utara yang diwakili Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan, Ari Teguh Nugraha, S.IP. menyatakan, tanah untuk Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum Seluas 30 persen oleh Pengembang di Serahkan Kepada Pemerintah Daerah, Sertifikatnya nanti akan diubah Atas Nama Pemerintah Daerah dan di catat dalam aset daerah, Lalu di keluarkan Surat Keputusan Peruntukannya untuk selamanya dan apabila ada Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) yang ditelantarkan oleh Pengembang, maka Pemerintah Daerah boleh membuat Berita Acara pengambil alih untuk didaftarkan sebagai Aset Daerah.

“Apabila terjadi sertifikat tanah yang diagunkan ke bank oleh pengembang, maka proses yang dilakukan adalah sertifikatnya dipinjam dengan persyaratan yang ada diperbankan karena dalam pengubahan sertifikat harus ada sertifikat asli yang dilampirkan,” tuntasnya. [ADV]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *