banner 728x250
Bengkulu UtaraHeadline

Pemkab BU Peringati Serentak, Ini Awal Penetapan Empat Hari Besar

457
×

Pemkab BU Peringati Serentak, Ini Awal Penetapan Empat Hari Besar

Sebarkan artikel ini

PEWARTA : HERMAN
SENIN 16 JULI 2018 

BENGKULU UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara, pada Senin (16/7) secara serentak gelar kegiatan memperingati empat hari besar, diantaranya, hari lahirnya Pancasila, Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Hari Koperasi ke 71, dan Hari Anak Nasional.

Awalnya, Hari lahirnya Pancasila diperingati pada 73 tahun lalu, tepatnya 1 Juni 1945, di dalam salah satu ruangan gedung yang kini dikenal sebagai Gedung Pancasila, Presiden Sukarno saat itu berpidato menawarkan gagasan.

Kemudian Hari Lingkungan Sedunia, diperingati pertama kali pada 5 Juni 1974. Guna menciptakan kesadaran global tentang masalah lingkungan hidup yang dihadapi dunia atau negara tertentu.

Sedangkan Hari Koperasi Nasional diperingati setiap tanggal 12 Juli, didasarkan pada peristiwa Kongres Koperasi pertama di Tasikmalaya tahun 1947. Itu artinya, tahun ini hari koperasi telah memasuki usianya yang ke-71

Lantas, untuk Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli, sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 tanggal 19 Juli 1984.

Bupati Bengkulu Utara ir Mian, didampingi Ny. Eko Kurnianingsih usai upacara peringatan di gedung Pemkab BU mengungkapkan, momentum lahirnya Pancasila sebagai ideologi Negara ini harus dipedomani dan diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari sebagai pandangan hidup berbangsa dan bernegara.

“Memperingati hari anak nasional, kita terapkan dalam kehidupan dengan menjaga keluarga dan anak-anak kita, agar menjadi potensi SDM yang tangguh, dan terhindar dari tindakan kekerasan perempuan dan anak,” ungkap Bupati.

Sebagi wujud tanggung jawab terhadap lingkungan hidup, kata Bupati, bukan hanya ada di satu satuan kerja saja, tetapi juga merupakan tanggung jawab segenap elemen masyarakat yang ada di daerah ini beserta seluruh jajaran pemerintah daerah.

“Mari kita ciptakan budaya bersih, baik di rumah maupun lingkungan dan pekarangan, dan peliharalah kebersihan dan keindahan Kota Arga Makmur, agar prestasi yang kita inginkan yakni meraih kembali piala adipura dapat tercapai,” demikian Bupati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *