Bengkulu UtaraHeadline

Biaya Kir Kendaraan Di Dishub BU Disebut Lebih Mahal Dari Ketentuan

1963
×

Biaya Kir Kendaraan Di Dishub BU Disebut Lebih Mahal Dari Ketentuan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Jumat, 8 Februari 2019
Pewarta : Admin

BENGKULU UTARA – Pengujian kendaraan bermotor memang sejatinya berada di bawah otoritas Dinas Perhubungan (Dishub). Biasanya diterapkan pada kendaraan-kendaran pelat kuning atau angkutan penumpang umum atau kendaraan barang. Jika suatu kendaraan umum tidak lolos uji kir, maka kendaraan tersebut tak boleh beroperasi untuk mengangkut penumpang dan diharuskan untuk memperbaiki bagian-bagian yang tak lolos dalam uji kir.

Biaya yang dikenakan bisa saja berbeda di daerah, disesuaikan dengan ketentuan Peraturan Daerah (perda) setempat. Proses uji kir biasanya dimulai dari Sertifikat Uji Tipe (SUT) dan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) di Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub. Setelah melalui prosedur tersebut, kendaraan berplat kuning akan mengajukan permohonan izin operasi dari Disbub wilayah setempat.

Di Kabupaten Bengkulu Utara, menurut pengemudi yang dijumpai awak media ini, besaran biaya yang dikenakan oleh petugas lebih tinggi dari ketentuan. Sehingga menimbulkan keluhan yang dianggap oleh para pemilik kendaraan cukup memberatkan. Selain itu petugas yang menentukan besaran biaya tersebut diduga oleh dia telah berbuat diluar ketentuan.

“Saya mengurus kir kendaraan di bagian pengujian Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkulu Utara, biayanya lebih tinggi dari ketentuan Perda. Sebab saya juga pernah membaca tarip di Perda tersebut,” kata salah seorang pengumudi (nama ada pada redaksi).

Dijelaskan oleh dia, masa berlaku kir tersebut hanya 6 bulan saja. Maka, harus melakukan perpanjangan kir setiap 6 bulan sekali agar kendaraan miliknya boleh beroperasi. Hasil dari pengujian kir dibuktikan lewat diterbitkannya buku kir dan bukti kir.

Lampiran Perda Nomor 4 Tahun 2012

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan BU, Eka Hendriyadi, SH, MH menegaskan bahwa ia selaku Kadis telah mengingatkan dengan keras kepada pegawai atau petugas yang melayani uji kir kendaraan, supaya mengikuti ketentuan yang ada, yakni Perda.

“Kita sudah tegaskan kepada para petugas pengujian supaya jangan sekali-kali menaikkan biaya kir diatas kentetuan,” kata Eka, via pesan singkatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *