Bengkulu UtaraHeadlineHukum dan Kriminal

Reka Ulang, Penyebab Tewasnya Pengunjung Cafe Terungkap

204
×

Reka Ulang, Penyebab Tewasnya Pengunjung Cafe Terungkap

Sebarkan artikel ini
Korban dalam adegan reka ulang, diperankan oleh petugas

Sabtu, 22 September 2018
PEWARTA : HERMAN

BENGKULU UTARA – Berdasarkan rangkaian rekonstruksi (adegan reka ulang) peristiwa tewasnya pengunjung cafe di bilangan workshop Kecamatan Arma Jaya, Bengkulu Utara, terungkap. Almarhum Roli Maili (34), tewas akibat dari senjata miliknya sendiri yang ia bawa saat berkunjung ke tempat hiburan tersebut. Korban ditemukan berlumuran darah, rabu dinihari dini hari sekira pukul 02.30 (19/9).

Serangkaian adegan reka ulang yang dilaksanakan pada Sabtu (22/9) menguak kronologis kejadian. Dari awal tersangka berupaya merebut senjata tajam dari korban hingga terjadinya insiden berdarah tersebut diperagakan oleh tersangka yang secara tidak sengaja menyebabkan korban yang merupakan temannya tersebut terluka.

Delapan orang dari sepuluh saksi yang hadir, menjelaskan, sebelum insiden naas itu terjadi, korban sempat memberikan minuman tuak kepada teman-temannya, yang dibawa oleh korban dari ruangan cafe menggunakan wadah berupa jerigen. Kemudian oleh saksi, tuak tersebut dicampur dan dimasukkan kedalam botol bir.

Mungkin pengaruh minuman, beberapa saat kemudian secara tiba-tiba, korban bangkit dari tempat duduknya langsung menendang pintu. Melihat aksi tersebut, dan mengantisipasi terjadi keributan, teman-temannya ikut bangkit dari tempat duduknya masing-masing lantas membawa korban ke luar ruangan.

Setibanya di teras atau di depan pintu masuk Cafe, korban yang diduga dalam keadaan mabuk berat mencabut pisau. Segera saksi menekan tangan korban kearah bawah dengan maksud agar korban tidak masuk ke dalam ruangan cafe. Secara tidak sengaja, pisau tersebut mengenai paha korban.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Areifaldi Warga Negara, SH, S.Ik, MM melalui Kasat Reskrim AKP. M. Jufri, S.Ik mengatakan, pra rekontruksi yang dilaksanakan, sudah terungkap bahwa korban terluka disebabkan adanya unsur kelalaian.

Dari 20 adegan reka ulang yang diperagakan hari itu, kata Kasat, diduga kuat korban terluka akibat senjata tajam miliknya sendiri.

“Pra rekontruksi yang kita laksanakan hari ini sudah mulai terarah. Korban luka akibat senjata sendiri. Kemudian pisau itu tidak sengaja mengenai paha korban akibat ditepis oleh saksi dengan maskud agar korban tidak membawa sajam itu ke dalam ruangan tempat hiburan. Dalam kejadian itu ada unsur kelalaian,” ungkap Kasat.

Baca juga : Senjata Makan Tuan, Pemuda Ini Tewas di Tempat Hiburan Malam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *