KONTRASTODAY, Bengkulu Utara – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bengkulu Utara menggelar Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Penurunan Stunting di ruang pola Bapperida, Jumat 06 Maret 2026.
Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE, MAP yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Ir. Alfian, MM dihadiri OPD terkait, Kepala Puskesmas, perwakilan kecamatan, dan pihak desa.
Alfian menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penyusunan perencanaan pembangunan yang terintegrasi dan efektif di Kabupaten Bengkulu Utara, khususnya dalam upaya menurunkan angka stunting.
“Komitmen kami sangat kuat untuk menurunkan angka stunting. Kami berharap, melalui kolaborasi antar OPD, program-program yang dijalankan dapat terintegrasi dengan baik dan tepat sasaran,” ujar Alfian, yang didampingi oleh Kepala Bapperida BU, Dodi Hardinata.
Dalam kesempatan tersebut, Alfian juga menyampaikan tantangan yang dihadapi Kabupaten Bengkulu Utara, yang dikenal sebagai wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), serta kondisi ekonomi dan lingkungan yang turut mempengaruhi angka stunting.
“Dengan adanya Pra Musrenbang tematik ini, diharapkan dapat terbangun komitmen bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk mempercepat penurunan angka stunting, sekaligus mewujudkan generasi emas yang lebih sehat dan produktif,” tambahnya.
Sementara Kepala Bapperida BU, Dr. M. Dodi Hardinata,S.Sos. M.Si, dalam pemaparannya menyampaikan, sebagai badan perencanaan pembangunan daerah memang memiliki peran penting dalam upaya penurunan stunting.
“Bapperida juga berperan dalam mengkordinasikan dan menyinkronkan program-program pembangunan daerah yang berkaitan dengan penurunan stunting, serta memantau dan mengevaluasi pelaksanaannya sebelum dilaksanakan musrenbang kabupaten,” terangnya. [ADV]
























