KONTRASTODAY.COM – Acara Sosialisasi Tentang Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak (KTPA), serta Pengembangan Wirausaha Perempuan di Desa Datar Ruyung, Kecamatan Kota Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara berjalan sukses dan lancar. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Program Pendampingan Desa Rama Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) tahun 2023.
Ketua Relawan Aktivis SAPA Desa Datar Ruyung Ibnu Majah, A.Md. Kom mengatakan pada pendampingan Program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) Desa Datar Ruyung melakukan dua kegiatan selama dua hari. Pada Selasa 1 Agustus 2023 dilaksanakan Sosialisasi Tentang Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak (KTPA), kemudian Rabu 2 Agustus 2023 dilaksanakan Sosialisasi Wirausaha Perempuan.

Dijelaskan Sekdes Datar Ruyung Ibnu Majah, kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari itu menghadirkan narasumber utama dari Relawan SAPA Desa Datar Ruyung didampingi Fasilitator Kabupaten Julisti Anwar, SH dan Marda, Camat Kota Arga Makmur dan Kepala Desa Datar Ruyung.
“Peserta kegiatan terdiri dari unsur Forum Anak, Karang Taruna, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Pemerintah Desa, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Mahasiswa KKN UNIB, Aktivis PATBM dan pelaku usaha UMKM Perempuan Desa Datar Ruyung,” jelas Ibnu Majah yang juga sebagai Ketua PPDI Provinsi Bengkulu.

Kepala Desa Datar Ruyung Herman Robin mengatakan sangat mendukung kegiatan DRPPA ini karena Desa Datar Ruyung menjadi desa percontohan sebagai Desa Ramah Perempuan Dan Peduli Anak, apalagi kegiatan ini pembiayaannya langsung dari pusat, ini suatu penghargaan dari kami Pemerintah Desa Datar Ruyung.
“Kami sudah merasakan hasil semenjak DRPPA ini ada, anak-anak di desa kami lebih tau dan mengerti tentang kekerasan dan perlindungan serta perlakukan mereka sudah baik, kami terus melakukan dukungan dana melalui dana desa dan fasiltas lainnya, insya Allah kedepan kami terus upayakan desa kami ini berjalan dengan baik dan tidak ada kekerasan lagi,” ujar Herman Robin.

Kemudian lanjutnya “Kegiatan Pengembangan Wirausaha Perempuan di Desa Datar Ruyung sangat bagus sekali di kembangkan, ini suatu masukan dan kegiatan baik, sebab kami akan berusaha mencari solusi bagaimana perempuan Desa Datar Ruyung bisa mengembangkan usahanya, ya kedepan harapan kami perempuan Desa Datar Ruyung usahanya bisa berkembang dengan baik,” ujar Kades.
Camat Kota Arga Makmur Syafaruddin, SST. M.Si mengatakan, desa Datar Ruyung luar biasa, karena satu-satunya desa di Kecamatan Kota Arga Makmur menjadi desa model atau percontohan desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak.
“Saya berharap pertahankan desa ini, karena desa Datar Ruyung akan menjadi desa yang ramah perempuan dan peduli anak, dan kedepan harapan saya baik Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DPPPA) Bengkulu Utara maupun Kementrian PPPA RI kegiatan ini bisa menjalar ke desa lain di Kecamatan Kota Arga Makmur, sebab kita ada 14 Desa dan 2 Kelurahan perlu bimbingan dari berbagai pihak di Bengkulu Utara dan Indonesia umumnya,” harap Camat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DPPPA) Bengkulu Utara Solita Meida, S.Pd dalam arahannya mengatakan, desa Datar Ruyung Kecamatan Kota Arga Makmur dan Desa Sido Dadi Kecamatan Arma Jaya adalah desa yang ditunjuk oleh Dinas PPPA Bengkulu Utara mejadi Desa Model atau percontohan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Bengkulu Utara Nomor 263/753/Dpppa/2022 tentang Penunjukan Fasilitator Daerah dan Desa Ramah Perempuan Dan Peduli Anak didalam Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2022.
“Maka dalam hal ini kami sebagai perpanjangan tangan bupati sangat bersyukur Kementrian PPPA RI bisa membantu daerah kami dalam berbagai hal kegiatan DPRRA ini, kami yakin desa Datar Ruyung sangat cocok tentang desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak ini, sebab kepala desa nya sangat medukung dalam hal perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan dengan menggunakan Dana Desa tersebut. Kami berpesan mari jaga desa ini dari kekerasan terhadap Perempuan Dan Anak,” pungkasnya.
























