Bengkulu UtaraHeadlineHukum dan Kriminal

Hamil 3 Bulan, ABG 16 Tahun Alami Abortus Spontan

279
×

Hamil 3 Bulan, ABG 16 Tahun Alami Abortus Spontan

Sebarkan artikel ini
Kasat Reskrim (kiri) bersama aparat Polres BU, tengah menunggu hasil operasi korban

Kamis, 11 Oktober 2018
Pewarta : Herman

BENGKULU UTARA – Seorang ABG berusia 16 Tahun, yang tentunya belum menikah, dalam kondisi kritis pada Kamis (11/10) dilarikan ke RSUD. Korban dimaksud, sebut saja Mekar (nama disamarkan-red) yang tinggal di Kosan di Kecamatan Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara (BU). Saat itu ia mengalami pendarahan luar biasa akibat dari abortus spontan, atau keguguran serta kehilangan janin dari kandungannya yang diperkirakan berusia belum mencapai 20 minggu.

Sebelum dibawa ke RSUD, teman-teman satu kosannya, sempat panik menemukan korban dalam keadaan pingsan disertai pendarahan hebat. Kemudian diketahui bahwa korban belum menikah setelah petugas medis menanyakan keberadaan suaminya. Lantas dijelaskan oleh teman-temannya bahwa sang ABG tersebut belum menikah.

Kejadian ini dibenarkan oleh pihak Kepolisian setempat. Kapolres BU, AKBP Ariefaldi WN SH, SIk, melalui Kasat Reskrim, AKP M Jufri SIk mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi tersebut dari warga masarakat.

“Kita mendapatkan informasi ini dari masyarakat. Yang mengatakan ada seorang ABG mengalami pendarahan hebat, bahkan nyaris merenggut nyawanya,” kata Kasat yang menunggu hasil tindakan operasi dari tim medis di RSUD Arga Makmur, Kamis.

Kasat belum dapat menjelaskan, penyebab keguguran ABG yang bertato pada lengan kanannya itu, dan pihaknya masih akan melakukan penyelidikan. Informasi yang diperoleh awak media ini, ABG tersebut merupakan remaja putus sekolah, berkemungkinan merupakan korban akibat pergaulan bebas.

Informasi terhimpun, diduga ia sengaja melakukan aborsi, lantaran tidak menghendaki dan takut kepada orang tuanya karena hamil sebelum menikah. Sedangkan lelaki pasangannya menurut kabar yang didapat, tengah menjalani proses hukum akibat kasus tindak pidana berbeda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *