Bengkulu UtaraHeadlineHukum dan Kriminal

Di Tugu Amanah Arga Makmur, Pemuda Karang Anyar Dianiaya Hingga Pingsan

262
×

Di Tugu Amanah Arga Makmur, Pemuda Karang Anyar Dianiaya Hingga Pingsan

Sebarkan artikel ini
Foto : Kedua pelaku diamankan polisi

Minggu, 11 November 2018
Pewarta : Herman

BENGKULU UTARA – Belum diketahui apa yang menjadi persoalan, pemuda Desa Karang Anyar II, Kecamatan Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara ini, tiba-tiba dikeroyok dan dianiaya oleh dua laki-laki hingga tak sadarkan diri. Adalah Bimo Bintang Mahardika (16), pada Minggu (11/11) menjadi korban tindak penganiayaan saat ia nangkring di Tugu Amanah yang terletak di jantung kota Arga Makmur.

Kejadian yang dialami korban tersebut diperkirakan sekira pukul 14.00 WIB.  Kemudian dilaporkan oleh orang tuanya Sri Suasanti (44) ke Polres Bengkulu Utara pada pukul 15.55 WIB. Menyertakan 2 orang saksi antara lain, Onang Sunaryono (18), warga Karang Anyar I, Arga Makmur, dan Armin (18) warga Desa Gunung Besar Kecamatan Arma Jaya. Kedua saksi berstatus sebagai pelajar.

Laporan atas kejadian tersebut dibenarkan oleh pihak Kepolisian setempat. Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Ariefaldi WN, SH, SIK, melalui Kasat reskrim AKP M Jufri SIK mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari keluarga korban, pihaknya langsung mengambil tindakan mengamankan kedua pelaku.

“Kedua pelaku telah berhasil kita amankan, masing-masing Be dan He. Selanjutnya keduanya termasuk juga korban dan para saksi akan kita mintai keterangannya,” kata Kasat.

Kronologis diceritakan ibu korban selaku pelapor, ia mendapatkan kabar anaknya dikeroyok di Tugu Amanah sekira pukul 14.25 WIB dan telah dilarikan ke rumah sakit. Ia langsung menuju ke RSUD Arga Makmur dan melihat sendiri saat itu anaknya tidak sadarkan diri.

“Saya lihat anak saya pingsan, giginya ada yang patah, hidung berdarah, bagian lututnya luka lecet dan luka memar pada kepala,” tutur Ibu korban.

Sementara itu, salah saksi Onang Sunaryono menerangkan, ketika itu korban bersama dirinya duduk di tugu amanah. Kemudian korban dipanggil oleh kedua pelaku yang saat itu duduk dijembatan taman.

“Setibanya korban dihadapan pelaku, langsung ditampar oleh pelaku Be kemudian korban ditendang oleh kedua pelaku dan terjatuh dengan kepala terlebih dahulu. Melihat kondisi demikian korban dilarikan ke RSUD Arga Makmur,” tutur Onang kepada Ibu korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *