Berbagai Pihak Mengecam Aksi Anarkis 22 Mei

0
55
Ketua Adat Agama Hindu Bengkulu Utara, Gede Rumania.

KONTRAS BENGKULU UTARA – Berbagai pihak mengecam tindakan anarkis yang dilakukan sekelompok oknum dalam menyikapi hasil Pilpres 2019. Salah satu disampaikan Ketua Adat Agama Hindu Bengkulu Utara, Gede Rumania pada Kamis, (30/5/2019).

Gede mengaku turut memantau situasi kamtibmas saat pelaksanaan pengumuman oleh KPU Pusat. Ia mengatakan awalnya melihat demo berjalan dengan baik, namun lambat laun sudah menjurus ke arah yang anarkis.

“Demo ini memang diatur dalam Undang-undang, yang tidak dibolehkan adalah anarkis. Kita lihat Polisi sudah berusaha untuk menenangkan masyakarat agar tidak anarkis,” kata Gede Rumania.

Ia juga menerangkan, bahwa dalam penyampaian pendapat, berkumpul, itu sudah diatur dalam Undang-undang, namun kalau sudah rusuh dan anarkis, tentunya pihak Kepolisian dan dibantu oleh TNI akan melakukan usaha-usaha agar mereka tidak melakukan tindakan anarkis.

“Untuk menangani tindakan anarkis ini tentunya melalui prosedur-prosedur yang sudah ditetapkan,” tambah Gede Rumania.

Ketua Adat Agama Hindu Bengkulu Utara ini juga memberikan apresiasi atas kinerja aparat dalam menangani para perusuh tersebut. Kesiapan dari Polri dan TNI dalam melaksanakan pengamanan dapat dilaksanakan dengan baik. Saya mengucapkan salut kepada Polri dan TNI dalam menangani ini sampai tidak melebar seperti peristiwa-peristiwa yang lalu dan setuju jika para perusuh ini dihukum tegas.

“Para perusuh ini wajar jika ditangkap apalagi ini bulan puasa, sangat-sangat mengganggu masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah puasa,” tegas Gede Rumania.

Ia juga menambahkan, peristiwa ini supaya menjadi pelajaran bagi kedepan, bahwa di setiap Pilpres tidak lagi melakukan kerusuhan seperti itu.

“Kepada seluruh masyarakat agar menghormati keputusan KPU yang sudah dilaksanakan berdasarkan fakta, jika tidak puas tempuhlah jalur hukum melalui MK,” tandas Gede.

Pewarta : Herman

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here