3 Tahun Terbaring Di Tempat Tidur, Warga Datar Ruyung Butuh Uluran Tangan

0
92
Sanubi yang sudah 3 tahun terbaring ditempat tidur.

KONTRAS BENGKULU UTARA – Warga Desa Datar Ruyung Kecamatan Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara, Sanubi (39) saat disambangi dikediamannya Minggu (2/6/2019) masih terbaring lemas dan lumpuh akibat kecelakaan yang dialaminya 3 tahun silam

Dengan linangan air mata Sanubi menceritakan penyakit yang dialaminya akibat kecelakaan pada tahun 2016 lalu. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter akibat dari kecelakaan yang dialaminya membuat banyak urat sarafnya terputus sehingga setengah tubuhnya tidak bisa digerakkan. Kondisi inilah yang memaksa Sanubi harus menghentikan aktifitasnya dan hanya bisa terbaring lemas ditempat tidur.

“Sudah tiga tahun saya mengalami penyakit lumpuh ini dan sampai sekarang kondisinya belum sempurna, bahkan mulai dari pinggang sampai ujung kaki sudah tidak terasa lagi, dari hasil pemeriksaan dokter ada urat saraf yang terjepit,” kata Sanubi.

Sementara Lintiana (35) istri Sabubi mengatakan kondisi suaminya seperti sekarang ini terhitung sejak tahun 2016 silam hingga sekarang masih terbaring lemas ditempat tidur. Besar keinginanya untuk membawa suaminya berobat kerumah sakit, apa lagi jika mendengar suaminya menjerit kesakitan.

Diakui Lintiana, suaminya memang mempunyai kartu BPJS namun sudah banyak tunggakan akibat tidak mampu membayar.

“Saya ingin sekali melihat suami saya sembuh seperti semula dan saya juga  ingin sekali membawa suami saya berobat kerumah sakit apa lagi saya sering sekali mendengar suami saya menjerit kesakitan. Tetapi apa daya kondisi ekonomi kami lemah, saya dapat melihat suami dan anak saya makan saja sudah alhamdulillah,” kata ibu yang akrab disapa Lin ini.

Sementara Lin sangat menaruh harapan kepada pemerintah daerah dan  uluran tangan para dermawan untuk membayar tunggakan BPJS yang ada sehingga ia bisa membawa suaminya berobat kerumah sakit.

“Kami sangat berharap kepada pemerintah daerah serta para dermawan kiranya bisa memberi bantuan dan pentunjuk solusi tentang bagaimana saya bisa membawa suami saya kembali berobat kerumah sakit,” harap Lin.

Pewarta : Herman Eryudi

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here