Bupati Mian Kukuhkan 2164 Anggota PPDI Bengkulu Utara

0
145

KONTRASTODAY.COM, Bengkulu Utara Bupati Bengkulu Utara, Ir. H. Mian mengukuhkan Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten dan Kecamatan Se-Kabupaten Bengkulu Utara masa bhakti 2019-2024, Sabtu (15/02/2020) di Gedung Serba Guna Sahri Romli Arga Makmur.

Usai pengukuhan dan penyerahan SK pengurus PPID, Bupati Bengkulu Utara, Ir. H. Mian menyampaikan ucapan terima kasih kepada 2164 perangkat desa dari 19 kecamatan dan 215 desa, dan terima kasih kepada presiden Joko Widodo yang telah menggelontorkan Dana Desa (DD) sesuai amanat Undang-undang Nomor 6 tahun 2014, bahwa para perangkat desa setara dengan ASN golongan 2a.

“Iya untuk semua perangkat desa Se-Kabupaten Bengkulu Utara setara dengan PNS golongan 2a. Untuk itu mari kita bekerja sama dan satukan visi misi kita untuk mensejahterakan masyarakat yang ada di desa,” terang Ir. Mian.

Selanjutnya Bupati meminta kepada seluruh perangkat desa untuk mendata warga miskin yang ada di desa haruslah valid. Agar tidak lagi terkesan manipulasi data, sebagai contoh program dari pemerintah melalui dinas harus betul betul dirasakan oleh masyarakat yang membutukan.

”Hal ini berkat kerja sama kita mulai dari desa hingga kabupaten bisa menurunkan angka kemiskinan, ditahun 2016 Bengkulu Utara di angka 14,8 persen. Berdasarkan data statistik Bengkulu Utara menurun hingga di angka 11,6 persen, jadi saya harap seluruh para perangkat yang ada betul betul menjalankan tugasnya dengan baik,” harap Bupati.

Ketua Umum Pengurus Pusat PPDI, Mujito SH, yang hadir dalam acara tersebut kepada awak media mengatakan, bahwasanya peran perangkat desa adalah untuk membantu kepala desa dan juga pelayanan untuk masyarakat.

Untuk itu kepada para perangkat desa bisa secepatnya mencairkan SK ke Bank Bengkulu sebagai mana mestinya seperti para gaji PNS lainnya dan SK para perangkat desa juga bisa berlaku jika ingin melakukan pinjaman ke bank.

Selanjutnya, seluruh para perangkat desa yang ada jika di berhentikan harus sesuai peraturan yang ada, sesuai aturan yang ada bahwa perangkat desa memegang amanah selama 60 tahun masa kerja.

”Iya kita sangat bersyukur bahwa penghasilan tetap (siltap) perangkat desa disetarakan dengan gaji PNS golongan 2a. Dan SK para perangkat juga berlaku ke bank,” tutupnya. (man27)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here