Abrasi Mengancam Pemukiman Masyarakat, Bupati Mian Surati Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR

0
103

KONTRASTODAY.COM, Bengkulu Utara Melihat kondisi abrasi di pantai barat Kabupaten Bengkulu Utara yang semakin mengancam pemukiman masyarakat dan infrastuktur jalan nasional yang menghubungkan Provinsi Bengkulu dengan Provinsi Sumatera Barat, Bupati Ir. H. Mian langsung tanggap dengan menyurati Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR RI.

Dalam surat permohonan itu dijelaskan abrasi sangat mengancam warga masyarakat yang bermukim di Kecamatan Air Napal, Batik Nau, Lais, Ketahun, Air Besi, dan Putri Hijau serta infrastruktur jalan yang telah di survey oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera VII.

Kepala Dinas PUPR Bengkulu Utara, Heru Susanto, ST

“Kalau tidak cepat ditangani abrasi ini semakin mengancam pemukiman warga masyarakat di Desa Pasar Palik (Dusun Kandang), Desa Serangai, Desa Durian Daun, Desa Urai, Desa Kota Agung, Desa Dusun Rajo, Desa Air Padang, Desa Bintunan, dan Desa Air Petai,” jelas Bupati Mian.

Dengan disampaikannya permohonan penanganan abrasi ini Bupati Mian berharap bisa secepatnya diakomodir oleh pemerintah pusat dalam hal ini Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR RI.

“Melalui surat permohonan ini, kita berharap pihak Kementerian PUPR bisa melakukan penanganan terhadap lokasi abrasi yang dimaksud. Sebab jika dibiarkan terlalu lama, kita khawatirkan nanti akan berdampak pada pemukiman masyarakat dan akses jalan nasional Bengkulu-Sumatera Barat di Bengkulu Utara,” pungkasnya.

Terpisah Kepala Dinas PUPR Heru Susanto, ST menambahkan, melihat abrasi yang mengancam pemukiman warga, Bupati sebagai orang nomor satu di Kabupaten Bengkulu Utara tidak tinggal diam.

“Melihat kondisi itu Bupati Mian bergerak cepat dengan mengirimkan surat permohonan ke Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR RI,” tambah Heru. [ADV]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here