advetorialBengkulu UtaraBeritaDaerah

Hingga Tahun 2023 Replanting Sawit Bengkulu Utara Sudah Mencapai 6 Ribu Hektar

145
×

Hingga Tahun 2023 Replanting Sawit Bengkulu Utara Sudah Mencapai 6 Ribu Hektar

Sebarkan artikel ini

KONTRASTODAY.COMProgram Replanting Kelapa Sawit di Kabupaten Bengkulu Utara sudah mencapai 6 ribu hektar hingga 2023.

Replanting kelapa sawit merupakan program pemerintah daerah melalu dinas perkebunan  untyuk meningkatkan produktifitas disektor perkebunan

Kepala Dinas Perkebunan BU, Desman Siboro mengungkapkan program replanting dimulai sejak dari tahun 2017 dan telah terealisasi penanaman seluas 6 ribu hektar mulai tahun 2019 hingga tahun 2023.

Bengkulu Utara memiliki potensi lahan perkebunan rakyat seluas 90.000 hektar dengan hasil produksi rata rata dibawah 10 ton/ha per tahun. Rendahnya hasil produksi ini disebabkan bibit yang digunakan adalah bibit yang kurang berkwalitas

“Karena itulah kami dari dinas mengharapkan dan mengajak seluruh masyarakat pekebun sawit yang produksinya kurang dari 10 ton/ha per tahun untuk mengusulkan peremajaan yang dibantu  pembiayaan dari BPDPKS  sebesar 30 juta per hektar dengan cuma-cuma,” jelas Kadis

Disamping itu juga pemerintah daerah melalui disbun juga memiliki program SARPRASyang bisa dinikmati pekebun sawit untuk meningkatkan produksi kebun sawitnya.

Program SARPRAS ada intensifikasi, ekstensifikasi, ISPO, peningkatan jalan akses kebun, alat transportasi tiga roda dan 4 roda hingga alat paska panen.

Untuk mendukung program ini,  juga ada program SDM  perkebunan kelapa sawit,  melalui beasiswa  perguruan tinggi  yang dibiayai oleh BPDPKS.

Serta pelatihan  teknis persawitan, dimana pada 2023 pemerintah daerah telah dilepaskan oleh Bupati Bengkulu Utara Ir. H.MIAN sebanyak 27 orang yang tersebar dibeberapa perguruan tinggi di Jogja, Sumatra Utara dan Bandung

Ditambah lagi usulan pelatihan SDM persawitan sebanyak 210 orang yang akan dilaksanakan tahun 2024.

“Tak hanya itu, pemerintah daerah juga mengalokasikan di ABPD dan ABPDP utk pembukaan jalan perkebunan dan peningkatan jalan perkebunan,” imbuhnya.

Dinas perkebunan juga telah menyediakan bibit yang berkwalitas dan bersertifikat  untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sebanyak 35 ribu kecambah di tahun anggaran 2023.

“Nanti tahun 2024 siap disalurkan di bulan Agustus dengan harga Rp40 ribu per batang umur 12 bulan ke bawah dan Rp45 ribu per batang umur di atas 12 bulan di UPTD perbenihan Dinas Perkebunan  yang berlokasi di Kecamatan Ketahun,” pungkasnya. [ADV]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *