KONTRASTODAY – Dalam rangka menyasar individu atau keluarga dalam upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Utara melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menggelar Sosialisasi Pemutakhiran Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim (P3KE).
Sosialisasi ini, dibuka langsung oleh Kepala Bappelitbangda Bengkulu Utara, Dr.M. Dodi Hardinata, S.Sos,M.Si di Ruang Pola Bappelitbangda Bengkulu Utara, Kamis, 07 November 2024.
Dalam acara pembukaan itu Dodi Hardinata menyampaikan, Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim (P3KE) adalah data yang digunakan untuk menyasar individu atau keluarga dalam upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.
“Data yang dimaksud merupakan hasil pemutakhiran Basis Data Keluarga Indonesia yang dilakukan melalui Pendataan Keluarga Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (PK-BKKBN) tahun 2021,” ungkap Dodi.
Dijelaskan Dodi, dari 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara yang melakukan verifikasi dan validasi data P3KE hanya 16 kecamatan, jadi 3 kecamatan itu loss dalam melakukan “updating” verval data P3KE, sedangkan ini telah ditetapkan sebagai dimaksud dalam diktum ke tiga sebanyak 38.642 (tiga puluh delapan ribu enam ratus empat puluh dua) keluarga. Namun berdasarkan verifikasi dan validasi serta hasil dari musyawarah desa/kelurahan pada kecamatan sebanyak 1.650 keluarga.
“Karena itu dengan adanya kegiatan sosialisasi ini kita berharap supaya kita dapat memahami apa yang akan disampaikan oleh narasumber pembahasan untuk pensasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim,” kata Dodi.
Sebagai narasumber dalam Sosialisasi Pemutakhiran Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim (P3KE) ini, Rina Fitrianty,ST.MT dan Linda Fitri, MH dengan peserta pejabat dari 19 kecamatan dan SKPD terkait. [ADV]
























