Bengkulu UtaraHeadlineHukum dan Kriminal

Betulkah Tandatangan Penyidik Kejari BU Dipalsukan Oknum LSM, Ini Penjelasan Kejaksaan

343
×

Betulkah Tandatangan Penyidik Kejari BU Dipalsukan Oknum LSM, Ini Penjelasan Kejaksaan

Sebarkan artikel ini
Surat kerjasama yang mencantumkan nama dan tandatangan penyidik Kejari. (dengan baground ilustrasi)

PEWARTA : HERMAN
JUMAT 20 JULI 2018 

BENGKULU UTARA – Ketua DPC LSM Asosiasi Independen Petani Indonesia (AIPI) Kabupaten Bengkulu Utara (BU), diprediksi bakal terjerat perbuatan pemalsuan. Pasalnya, tandatangan penyidik dan stempel Kejaksaan Negeri pada surat kerjasama tersebut, tidak diakui oleh pihak kejaksaan.

Ditegaskan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkulu Utara, Fathuri SH, MH, melalui Kasi Intel Denny Agustian SH, MH, stempel Kejaksaan Negeri dan tanda tangan Kasubag Bin yang tercantum pada surat kerjasama pengawasan pembangunan desa dengan LSM AIPI adalah tidak benar.

“Kita segera melakukan penyelidikan terhadap oknum LSM, yang telah menggunakan surat kerjasama dengan mencatumkan nama penyidik dan stempel Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara. Secepatnya oknum LSM tersebut akan kita panggil dan kita periksa,” tegas Denny, Jumat (20/7).

Lebih jauh dia berharap, agar para kades yang telah didatangi oleh Ketua LSM dimaksud segera menyampaikan laporan ke pihaknya. Supaya dapat diketahui sejauhmana tindakan yang telah dilakukan oleh Ketua LSM dimaksud.

Baca juga : Fantastis, Pertahun DPC LSM ini Bisa Raup Miliaran Rupiah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *