Bengkulu UtaraHeadlineHukum dan Kriminal

Tiga Unit Rumah Diseruduk Truk BBM, Dua Korban Terluka

258
×

Tiga Unit Rumah Diseruduk Truk BBM, Dua Korban Terluka

Sebarkan artikel ini

PEWARTA : HERMAN
KAMIS, 9 AGUSTUS 2018

BENGKULU UTARA – Lantaran mengelak sepeda motor, truk tangki BBM diperjalanan Dari SPBU Air Hitam, Pondok Suguh, Kabupaten Mukomuko, menyeruduk rumah warga di Desa Bintunan, Kecamatan Batik Nau, Kabupaten Bengkulu Utara. Selain memporak-porandakan 3 unit rumah, serudukan truk pada pukul 05.30 WIB dini hari Kamis (9/8) ini, mengakibatkan sejumlah korban luka.

Dijelaskan oleh Kapolsek Batik Nau, Ipda Malik Helvi, SH, truk nopol BD 9116 SFU tersebut dikemudikan oleh David Lalero (23) Asal Desa Padang Bendar, Kecamatan Hulu Palik, Bengkulu Utara. Berangkat dari Bengkulu sekira pukul 16.00 WIB Rabu (8/8) tujuan SPBU desa Air Hitam Kecamatan Pondok Suguh Kabupaten Mukomuko.

“Supir, David Lalero bersama kernetnya Imam Razali (21) setelah keluar dari SPBU Air Itam, tiba di Desa Kota Bani Kecamatan Putri Hijau sekitar pukul 03.00 WIB. Mereka berhenti untuk istirahat di warung dan minum kopi. Kemudian melanjutkan perjalanan pulang ke Jl Ir Rustandi, Pulau Baai Kota Bengkulu. Namun, pada saat di Dusun 2 desa Bintunan Batik Nau, mobil menabrak rumah warga,” papar Kapolsek.

Kecelakaan itu terjadi, menurut keterangan supir yang disampaikan oleh Kapolsek kepada awak media ini, lantaran mengelak 2 unit sepeda motor yang datang dari arah berlawanan. Kedua sepeda motor tersebut masuk ke jalur lintasan mobil.

“Supir tidak ada pilihan lain kecuali mengelak, sehingga menyeruduk rumah warga. Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya beberapa orang menderita luka-luka. Antara lain Supir truk, David Lalero, kemudian Imam Razali, terkena pecahan kaca,” terang Kapolsek.

Kerugian materi antara lain, Rumah Sarkani sekira Rp. 10 Juta, Rumah Edi Kus Endang sekira Rp. 40 Juta, Rumah Pajar Rindang sekira Rp. 50 Juta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *