advetorialBengkulu UtaraHeadline

Arga Makmur Ekspo Resmi Dibuka, Diprediksi Bakal Sedot Puluhan Ribu Pengunjung

322
×

Arga Makmur Ekspo Resmi Dibuka, Diprediksi Bakal Sedot Puluhan Ribu Pengunjung

Sebarkan artikel ini
Pengguntingan pita oleh Istri Bupati BU, Ny. Eko Kurnianingsih, didampingi Bupati BU, Ir Mian

Senin, 8 Oktober 2018
Pewarta : Herman

BENGKULU UTARA – Masih dalam rangkaian kegiatan memperingati hari jadi Kota Arga Makmur ke-42, pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Utara, usai upacara dan paripurna istimewa pada Senin (8/10) Bupati BU, Ir Mian secara resmi membuka Arga Makmur Expo atau Pekan Raya yang dipusatkan di Alun-alun RMP Arga makmur.

Usai Upacara peringatan HUT ke-42 KotaArga Makmur

Kegiatan rutin ini selain diisi oleh segenap OPD, FKPD hingga lembaga dan elemen masyarakat, dapat pula dijadikan sebagai ajang pameran keberhasilan pembangunan, serta memberikan peluang untuk menampilkan keberhasilan dalam penerapan program pembangunan di lembaga masing-masing.

Diprediksi, khusus untuk Arga Makmur Expo yang diisi oleh ratusan pedagang dari yang berskala kecil hingga menengah ini, akan menyedot puluhan ribu pengunjung di daerah itu. Perkiraan jumlah pengunjung tersebut berdasarkan estimasi dari enam hari pekan raya berlangsung, ditambah jika ada perpanjangan hingga tanggal 23 oktober.

Sementara itu, Bupati Bengkulu Utara, H. Ir Mian dalam penyampaiannya mengingatkan agar segenap peserta pameran dan pekan raya, sama-sama dapat menjaga ketertiban. Khusus bagi OPD, ajang ini merupakan kesempatan memberikan informasi kepada masyarakat tentang program pembangunan yang telah dilaksanakan.

Sedangkan Kepala Dinas Perdagangan BU, Zulkarnaen, sekaligus selaku ketua panitia penyelenggara, mengatakan, kegiatan tersebut dapat pula dijadikan sebagai sarana untuk mempromosikan berbagai keberhasilan OPD, swasta, bahkan industri dan pariwista di Bengkulu Utara.

Disamping itu kata Zul, pekan raya yang tahun ini diikuti oleh 83 tersebut stand lembaga pemerintah dan swasta tersebut, bertujuan untuk meningkatkan daya saing secara sehat antar pelaku usaha dan lainya. Setiap tahun kata dia, peserta mengalami peningkatan, bahkan masih ada yang berniat untuk menjadi peserta namun terkendala oleh keterbatasan luas lahan.

“Luas lokasi tempat mendirikan stand sangat terbatas jika boleh, dapat disebutkan sempit. Sehingga, tidak dapat menampung seluruh peserta yang berminat mengikuti. Jadi, terpaksa kita membatasi jumlah peserta,” kata Zul. [ADVERTORIAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *