advetorialBengkulu UtaraHeadline

Paripurna Istimewa HUT Kota TERPADU, Dewan Uraikan Terbentuknya Ibukota Kabupaten BU

209
×

Paripurna Istimewa HUT Kota TERPADU, Dewan Uraikan Terbentuknya Ibukota Kabupaten BU

Sebarkan artikel ini

Senin, 8 Oktober 2018
Pewarta : Herman

BENGKULU UTARA – Rapat paripurna istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Utara (BU), pada Senin (8/10), memang terasa istimewa. Pasalnya, Ketua DPRD BU, Aliantor Harahap SE menguraikan sejarah terbentuknya ibukota kabupaten yang menurut dia diperoleh melalui sayembara, yakni Arga Makmur dengan makna Daerah Pegunungan yang Makmur. Pembentukan itu di masa kepemimpinan Bupati Burhan Dahri (alm) pada 8 oktober 1976.

Sejalan dengan perkembangan, Arga Makmur terbentuk dan terus membangun dari priode ke priode dan dipimpin oleh sejumlah bupati hingga saat ini, Arga Makmur terus terjaga dan terpelihara, juga diharapkan menjadi ibukota kabupaten yang Tertib, Elok, Rapi, Pantas Aman, Damai, dan Utuh, (TERPADU).

“Sebelum terbentuknya ibukota kabupaten, pelayanan terhadap masarakat belum dapat berjalan secara efektif dan maksimal. Sebab pusat pemerintahan masih berada di propinsi Bengkulu. Maka, segenap elemen dan tokoh-tokoh masarakat kita berupaya hingga ke pemerintah pusat untuk dapat membentuk ibukota kabupaten di Arga Makmur,” urai Aliantor, dikutip kontrastoday.com dari penggalan penyampaiannya.

Saat itu, lanjut Aliantor, belum ada perkantoran, bahkan sarana dan prasarana masih banyak berupa jalan setapak. Namun seiring perkembangan dan kemajuan, Bengkulu Utara malah mengalami pemekaran. Pertama, pemekaran kabupaten Mukomuko, di era kepemimpinan Bupati H Muslihan DS. kemudian pemekaran Kabupaten Benteng di era kepemimpinan Bupati H Imron Rosyadi.

Selaku wakil rakyat Kabupaten Bengkulu Utara, dan atas nama DPRD, Aliantor mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pendahulu yang telah memperjuangkan dengan berbagai upaya guna terbentuknya ibukota kabupaten dan terlaksananya pembangunan sehingga dapat terlihat seperti sekarang ini.

“Peringatan ini bukan merupakan acara seremonial belaka, tetapi bermakna untuk mengetahui perkembangan kota Arga Makmur sebagai pusat perekonomian, pendidikan dan pusat kegiatan masarakat lainnya. Semoga kedepan dapat sejajar dengan kota-kota lain di Indonesia,” kata Ali.

Paripurna istimewa kali ini, selain dihadiri oleh Bupati dan wabup BU, serta segenap Bupati dan walikota sepropinsi bengkulu atau yang mewakilinya, juga dihadiri Kapolda Bengkulu, Plt Gubernur, yang diwakili Asisten Satu, yang juga pernah menjabat sebagai caretaker Bupati BU, tentunya OPD, FKPD, tokoh dan elemen masarakat di daerah itu. [ADVERTORIAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *