HeadlineHukum dan KriminalLebong

Peralatan Sekolah Digasak Pencuri, Pihak SMPN 13 Lebong Telat Melapor

246
×

Peralatan Sekolah Digasak Pencuri, Pihak SMPN 13 Lebong Telat Melapor

Sebarkan artikel ini
Foto : ilustrasi

Sabtu, 13 Oktober 2018
Kontributor : Yofing

LEBONG – Terkait dengan terjadinya kehilangan sejumlah peralatan komputer serta perlengkapan sekolah lainnya di SMPN 13 Kabupaten Lebong, di Desa Sukau Datang, Kecamatan Plabai, 3 hari lalu, pihak sekolah baru melaporkan ke polisi pada hari ini, sabtu (13/10). Lantaran telat melapor, tentu akan berakibat menyulitkan bagi aparat untuk menelusurinya.

Sebagaimana disampaikan oleh Kapolres Lebong, AKBP. Andree Ghamaa Putra, SH, SIK melalui Kapolsek Lebong Atas, didampingi Kanitres, Aipda. Daryanto, kepada awak media ini, pihaknya sangat menyayangkan kelalaian tersebut. Sebab, kata dia, setelah lewat tiga hari kejadian baru dilaporkan oleh pihak sekolah.

“Sangat disayangkan kejadian sudah tiga hari tapi baru tadi kepala sekolahnya datang mau melapor, saya minta ia datang lagi besok (14/10) bersama penjaga sekolah untuk dimintai keterangan dan membuat laporan secara resmi,” kata Kanit.

Lanjut Daryanto, menurut informasi dari warga setempat, penjaga sekolah memang ada namun yang bersangkutan tidak tinggal di Sekolah.

Barang peralatan sekolah yang dikatakan hilang digondol maling tersebut antara lain, 2 unit CPU, 1 unit monitor, 1 unit printer dan 1 unit infocus. Kejadian pertama kali diketahui oleh pihak sekolah pada Rabu pagi (10/10) lalu.

Kepala SMPN 13 Lebong, Martono ketika berusaha dikonfirmasi sedang tidak berada ditempat dicoba dihubungi via teleponpun belum ada respon. Menurut keterangan warga sekitar, Meli, memang benar telah terjadi kemalingan di sekolah tersebut.

“Yang kami dengar memang telah terjadi pencurian di sekolah tersebut, kami melihat pada Rabu pagi Kemaren (10/10) guru-guru rame ketika mengetahui ada barang milik sekolah yang hilang,” ujar Meli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *