Total 9 Orang Terjaring OTT Di Benteng, Berikut BB Diamankan Polisi

0
1422
Press Conference di Polda Bengkulu

Kamis, 8 November 2018
Kontributor : Ferdi
BENGKULU TENGAH – Operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar pada Rabu sore (7/11) kemarin, Polisi mengamankan 9 orang antara lain, 1 orang bendahara Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) berinisial FG dan 8 orang penerima dana masing-masing, SY, LS, LN, SR, MA, ML, YW dan SB. Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa uang tunai senilai Rp 117 Juta lebih dari tangan bendahara FG.

Sembilan orang tersebut diringkus  di gudang farmasi di di Desa Ujung Karang, Kecamatan Karang Tinggi, sekira pukul 15.30 WIB. Dengan dugaan terlibat dalam kasus pemotongan dana yang dikelola Dinas Kesehatan. Yakni dana gabungan usaha (GU) RSUD Benteng dan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) untuk puskesmas di daerah  itu.

Pada press conference di ruangan Bid Humas Polda Bengkulu, Kamis (8/11). Kasubdit Tipikor Polda Bengkulu, AKBP. Adi Arisandi didampingi Kasubdit Penmas Bid Humas Polda Bengkulu mengatakan, setelah mendapatkan informasi adanya dugaan korupsi tersebut, pihaknya langsung turun menuju ke lokasi.

“Dari hasil penyelidikan observasi didapatkan adanya peningkatan kegiatan di lokasi gudang farmasi. Pada saat itu, banyaknya kendaraan yang terparkir di TKP, salah satunya kendaraan milik Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah dan kendaraan puskesmas,” jelasnya.

Ditambahkannya, bendahara diketahui mencairkan dana yang dikelola oleh Dinas Kesehatan sebesar Rp 3,25 miliar, selanjutnya dana tersebut didistribusikan kepada seluruh penanggung jawab program kegiatan.

Dari hasil pemeriksaan dan keterangan FG kepada pihak penyidik, sebagian dana merupakan hasil pemotongan 10 persen dari beberapa program kegiatan yang dikelola Dinas Kesehatan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here