Bengkulu UtaraHeadlineHukum dan Kriminal

Dua Gadis Kakak Beradik, Guru dan Siswi SMP Tewas Tenggelam

287
×

Dua Gadis Kakak Beradik, Guru dan Siswi SMP Tewas Tenggelam

Sebarkan artikel ini

Minggu, 23 Desember 2018
Pewarta : Herman

BENGKULU UTARA – Dua orang gadis kakak beradik warga Desa Karang Anyar I, Kecamatan Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara, pada Minggu (23/12) ditemukan tewas tenggelam di Sungai Desa Kuro Tidur. Kedua korban antara lain, Lili yang merupakan tenaga pengajar atau guru honorer di SD Gunung Agung, dan adiknya, Dea (15) masih duduk di bangku kelas III SMP.

Menurut penjelasan warga setempat yang ditemui kontrastoday.com di Rumah Sakit di Arga Makmur, awalnya sang adik Dea (15) tenggelam di bagian dalam sungai, kerap disebut warga setempat “Lubuk” di sungai Air Senali tersebut. Melihat adiknya Dea kelelep, kakaknya Lili ikut terjun bermaksud ingin menolong. Naasnya, keduanya malah menjadi korban dan tewas tenggelam.

Sementara itu, kronologis versi Kades Kr. Anyar I, Syaiful menuturkan, sekira pukul 15.30 WIB Minggu, keluarga Ferawati dan suaminya serta kedua anak mereka yang masih SD yakni Nagita (12) dan Nozian Dwiantara (7) beserta keponakan Ferawati, Zora Agustina (11) mandi di sungai sekira berjarak 100 meter dari jembatan. Mereka sumua berjumlah tujuh orang

“Ditengah asiknya mandi, Nagita dan Nozian (anak Ferawati) terpeleset dan tenggelam, kemudian semua berusaha menolong, Nagita dan Nozian bisa diselamatkan. Tapi Lilik dan Dea tidak terlihat, setelah dicari ternyata Lilik dan Dea sudah tenggelam. Kami menduga keduanya tidak bisa berenang,” tutur Kades.

Kejadian tersebut kata Kades diperkirakan pada pukul 16.00 WIB. Dan kedua jenazah kakak beradik tersebut akan dikebumikan besok senin (24/12). “Saat ini jenazah kedua korban disemayamkan di rumah duka tau di rumah orang tuanya,” demikian Kades.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *