advetorialBengkulu UtaraHeadline

Gedung UPTD Metrologi Legal Rampung Dibangun, Perdagangan BU Siap Tera Alat Ukur

1559
×

Gedung UPTD Metrologi Legal Rampung Dibangun, Perdagangan BU Siap Tera Alat Ukur

Sebarkan artikel ini
Gedung UPTD Metrologi Legal Kabupaten Bengkulu Utara

Sabtu, 5 Januari 2019
Pewarta : Herman

BENGKULU UTARA – Gedung UPTD Metrologi Kabupaten Bengkulu Utara telah rampung dibangun oleh Pemkab setempat. Pembangunan ini dimaksudkan dalam upaya penyempurnaan terhadap standarisasi dan perlindungan konsumen terkait kewenangan pemerintah daerah dalam pelaksanaan metrologi legal berupa tera dan tera ulang terhadap timbangan dan pengawasannya.

Disebutkan oleh Kepala Dinas Perdagangan BU, Zulkarnain, SH, MH, pembangunan itu berdasarkan petunjuk standarisasi perlindungan konsumen dari Kementerian Perdagangan, dengan diterbitkannya UU No 23/2014 tentang Pemerintah Daerah menggantikan UU No 32/2009. Dan dana pembangunan gedung UPTD ini bersumber dari DAK tahun 2018 senilai Rp 1,7 miliar.

“Memang diharuskan setiap kabupaten mampu memberikan pelayanan tera dan tera ulang alat ukur atau timbangan. Sebab, apabila belum memiliki UPTD, maka daerah tersebut tidak memiliki wewenang untuk melakukan tera dan tera ulang,” kata Zulkarnain.

Sedangkan pengawasan UPTD, menurut dia, harus dilakukan oleh unit kerja yang tugas pokok dan fungsinya seperti sosialisasi dan penegakan hukum. Sebab, UPTD harus didukung dengan pelaksanaan pengawasan.

“Untuk SDM nya akan mengikuti pendidikan. Sebab, berdasarkan ketentuannya harus ada tenaga yang dididik sebagai petugas penera pada unit kerja tersebut,” ucapnya.

Namun apabila unit kerja belum bisa dibentuk, kata Zul, setidaknya fungsi pengawasan bisa ada di dinas perdagangan, sehingga tetap berjalan. Selain itu, dengan adanya gedung metrologi ini merupakan wujud kesiapan daerah.

“Dengan tersedianya layanan tera dan tera ulang ini, kedepan kita dapat memberikan jaminan kepada konsumen atas keakuratan alat ukur atau timbangan, karena sudah dilakukan tera, atau tera ulang bagi timbangan lama,” katanya. [ADV]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *