Gadis Kecil Yang Malang, Lagi Asik Mandi di Sungai Digagahi Pemuda Setempat

0
1145
Foto : Ilustrasi

Rabu, 16 Januari 2019
Pewarta : Herman

BENGKULU UTARA – Sungguh malang kejadian yang dialami oleh gadis kecil yang baru berusia 10 tahun, putri dari pasangan warga salah satu desa di Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara. Betapa tidak, selagi asik ia mandi di sungai, pada Minggu (13/1/2019) lalu, gadis yang masih duduk di bangku kelas V SD ini dicabuli dan digagahi oleh pemuda setempat, IKS (16) hingga mengalami pendarahan.

Menurut keterangan ES (35) selaku pelapor kepada aparat kepolisian, Polsek Kerkap pada Selasa (15/1) kemarin, kejadian yang menimpa korban tersebut sekira pukul 09.30 WIB pagi Minggu (13/1). Saat itu korban mandi di sungai Desa Padang Bendar tidak jauh dari pondok kolam milik warga desa setempat.

“Awalnya, pelaku yang saat itu berada di pondok kolam, memanggil korban. Namun panggilannya ditolak oleh korban. Kemudian pelaku mendatangi korban lantas memaksa agar korban ikut dia ke pondok. Setibanya dipondok ia langsung melepaskan pakaian korban serta menggagahinya,” cerita pelapor kepada petugas.

Lebih jauh diceritakan, sekalipun korban berusaha berontak dan berteriak, pelaku berhasil menguasai korban dengan cara membekap mulut gadis kecil itu. Pelaku pun tanpa rasa iba terus melancarkan aksi bejatnya. Akibatnya, kata pelapor, korban mengalami pendarahan pada bagian kewanitaan yang paling sensitif.

Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Ariefaldi WN, SH, S.Ik, MM melalui Kasat Reskrim AKP. M Jufri S.Ik mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut pada selasa malam (15/1), sekira pukul 19.30 WIB.

“Kejadian tersebut di ketahui oleh orang tua korban pada hari selasa tanggal 15 januari 2019 sekira jam 17.30 WIB. Kemudian orang tua korban melapor ke Polsek Kerkap. Dan pada hari selasa sekira jam 23.00 Wib, pelaku berhasil diamankan oleh gabungan Personil Polres BU,” kata Kasat.

Dijelaskan, penangkapan pelaku dipimpin oleh Kasat Reskrim dan Kapolsek Kerkap, walaupun awalnya petugas sempat kesulitan karena dihadang oleh puluhan keluarga korban yang berusaha menghakimi pelaku. Namun akhirnya pelaku berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolres.

“Saat ini pelaku telah diamankan di Polres BU dan telah mengakui semua perbutannya sesuai dengan yang dijelaskan oleh korban,” demikian Kasat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here