Pasal Pohon Pisang Warga Gunung Selan Kena Bacok

0
567
Pelaku saat diamankan pihak Polres BU

Senin, 18 Maret 2019
Pewarta : Herman
BENGKULU UTARA – Warga Desa Gunung Selan Kecamatan Arga Makmur, Rz (19) terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Hana Charitas Arga Makmur, Senin (18/3/19) akibat mengalami luka bacok yang dilakukan pelaku, Rn (25) yang tidak lain adalah kakak sepupunya sendiri, dimana ayah Rn dan ibu Rz adalah saudara kandung.

Kepada awak media Kapolres Bengkulu Utara AKBP, Ariefaldi WN, SH S.Ik, MM, melalui Kasat Reskrim AKP, M. Jufri, S.Ik mengatakan, benar pihaknya mendapatkan informasi telah terjadi pembacokan yang dilakukan oleh keluarga dekat korban sekira pukul 17.00 wib dikediaman korban. Dijelaskan oleh Kasat, kejadian ini berawal adanya pohon pisang yang dipanen oleh korban dimana pohon pisang tersebut masuk keareal tanah pelaku tanpa adanya pemberitahuan, akhirnya pelaku jengkel dan menebang pohon pisang yang masih ada.

Ditambahkan Kasat, pada saat korban pulang melihat pelaku ada diteras rumah, korban langsung marah-marah dan mengatakan pelaku adalah orang gila karena melakukan penebangan pohon pisang miliknya, akhirnya pelaku jengkel karena dia merasa adalah kakak kemudian masuk kedapur mengambil parang langsung membacok korban dua kali, satu kena dilutut dan satunya lagi kena dibagian lengan korban.

“Karena mereka ini adalah saudara sepupu dan bersebelahan rumah, untuk sementara pelaku kita amankan dulu, kita masih menunggu dari pihak keluarga korban yang saat ini masih dirumah sakit,” tambah Kasat.

Korban sedang dirawat di Rumah Sakit Hana Charitas Arga Makmur

Diceritakan oleh pelaku, kejadian berawal beberapa hari lalu saat keluarga korban menebang pisang miliknya yang sudah masuk ke areal tanah pekarangan pelaku, pelaku merasa jengkel karena setiap keluarga korban memanen pisang tak pernah berbagi sedikitpun dan bekas sampahnya tak dibersihkan, sementara pohon pisang milik korban sudah berkembang dan masuk ketanah keluarga pelaku.

“Karena merasa jengkel lalu saya tebang semua pisang yang masuk kepekarangan saya biar sama-sama tidak menikmati hasilnya,” kata Rn.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here