IPK Diperpanjang, Bupati BU Kecewakan Masyarakat Lebong Tandai

0
66
Masyarakat Lebong Tandai saat mendatangi kantor bupati.

Senin, 13 Mei 2019
Pewarta : Admin

BENGKULU UTARA – Puluhan masyarakat Desa Lebong Tandai Kecamatan Napal Putih, Senin (13/5/2019) pagi kembali mendatangi Pemkab Bengkulu Utara untuk meminta penyelesaian masalah sengketa lahan antara masyarakat Desa Lebong Tandai dengan pemegang Izin Pengelolaan Kayu (IPK), Herman Hutasoit.

Pertemuan yang difasilitasi oleh Bupati BU, Ir. Mian ini ternyata tidak memberi solusi, malah mengecewakan dan melukai masyarakat. Pasalnya IPK lahan seluas 450 hektar tersebut malah kembali diperpanjang sampai Januari 2020.

Kepala BPN BU, Alfi Ritamsih SH, MH mengatakan pihaknya tidak bisa berbuat banyak.

“Nampaknya masyarakat Desa Lebong Tandai harus sabar menunggu pasalnya pengelola IPK kembali melakukan perpanjangan izin sampai dengan Januari 2020. Selagi IPK tersebut masih aktif kami dari BPN tidak berani mengeluarkan sertifikat tanah yang diajukan masyarakat tersebut,” kata Alfi

Sementara Kepala Desa Lebong Tandai, Supriadi mengaku pihaknya tidak puas dengan hasil pertemuan yang difasilitasi oleh Bupati BU ini. Karena itu pihaknya bersama masyarakat akan mendatangi pemerintah provinsi untuk mempertanyakan mengapa izin IPK ini kembali diperpanjang sedangkan lokasi lahan sedang bersengketa dengan masyarakat.

“Hari ini kami langsung ke provinsi. Kami berharap pemerintah lebih berpihak kepada kepentingan masyarakat ketimbang kepentingan pribadi,” tegasnya.

Berita ini dilansir dari www.inibengkulu.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here