DPRD BU Pertanyakan Raibnya Dana 2 Miliar TA 2019 Kepada Bappeda dan DPUPR

0
221
Sekkab BU, Dr. Haryadi, Spd, MM, MSi bersama Asisten dan Kepala Dinas.

Selasa, 14 Mei 2019
Pewarta : Herman

KONTRAS BENGKULU UTARA – Hari kedua Rapat Kerja / Hearing antara Legislatif dan Eksekutif dengan agenda membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2018, Selasa (14/5/2019) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, anggota dewan kembali mempertanyakan dan meminta penjelasan kepada pihak eksekutif mengenai anggaran pembangunan jalan dari Desa Gunung Agung sampai ke Desa Gunung Selan Kecamatan Arga Makmur.

Pimpinan rapat, Waka I, Bambang Irawan, Waka II, Agus Riyadi, dan Sekwan, Abdul Salam

Menurut anggota komisi 3 DPRD BU, Dedy Syafroni pada saat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) sampai pada pengesahan APBD BU tahun anggaran 2019 dana  pembangunan jalan tersebut di anggarkan senilai 7 milyar rupiah, tapi ternyata pada saat mau direalisasikan anggarannya mendadak berubah menjadi 5 milyar rupiah.

Anggota Komisi III DPRD BU, Dedy Syafroni (tengah)

Pria yang akrab disapa Roni yang merupakan Sekretaris Fraksi Merah Putih ini dengan tegas mempertanyakan kemana raibnya dana 2 miliar rupiah tersebut.

“Dana pembangunan jalan Gunung Agung – Gunung Selan semula senilai 7 miliar kemudian saya liat ini berdasarkan RUP berubah jadi 5 miliar, 2 miliarnya kemana, makanya saya meminta penjelasan pihak Bappeda dan DPUPR,” tegas Roni.

Ditambahkan Roni, kalaupun ada perubahan tetap dalam pembahasan dan diketahui anggota DPRD kemana perubahannya, tetapi ini kan tidak ujar Roni.

Rapat kerja antara legislatif dan eksekutif membahas LKPJ tahun anggaran 2018 ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD BU, Bambang Irawan dan dihadiri Sekkab BU, Dr. Haryadi Spd, MM, MSi bersama Kepala SKPD, OPD, serta Camat se Bengkulu Utara. (ADVERTORIAL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here