Bengkulu UtaraDaerahHeadline

Kapolres Bengkulu Utara Himbau Warga Yang Mudik Menjelang Idul Fitri 1440 H

344
×

Kapolres Bengkulu Utara Himbau Warga Yang Mudik Menjelang Idul Fitri 1440 H

Sebarkan artikel ini
Kapolres BU, AKBP. Ariefaldi WN, SH, SIK, MM dan Paur Humas Polres BU, Ipda. Nofriyanti.

KONTRAS BENGKULU UTARA – Kapolres Bengkulu Utara, AKBP. Ariefaldi WN. SH, SIK, MM melalui Paur Humas Polres BU, Ipda. Nofriyanti menghimbau masyarakat dalam wilayah hukum Polres BU untuk lebih berhati-hati bila meninggalkan rumah disaat mudik Lebaran Idul Fitri 1440 H tahun ini.
Hal ini disampaikan Nofriyanti pada Jum’at (24/5/2019) menyikapi maraknya tingkat kriminalitas pencurian pada saat menjelang lebaran.

“Kita himbau kepada masyarakat, sebelum mudik lebaran sebaiknya terlebih dahulu memeriksa kondisi rumah, baik jendela rumah maupun kondisi listrik rumah, seperti pemanas nasi, kulkas, dan hal penting lainnya,” katanya.

Dikatakan Ipda. Nofriyanti yang akrab disapa “Uni” ini oleh awak media, pelaku kejahatan tidak memandang apapun pada saat rumah ditinggalkan oleh pemilik, saat itulah kesempatan pelaku untuk mengambil isi rumah. Untuk itu ia mengingatkan kepada pemudik agar mengunci rumah dan memperhatikan segala hal penting yang dapat menimbulkan terjadinya tindak pencurian maupun kebakaran.

“Sebelum mudik cek dulu apakah pintu atau jendelanya sudah dikunci atau belum, lihat juga listriknya, agar pemudik merasa lebih aman saat mudik nantinya,” kata Uni mengingatkan.

Lebih lanjut dikatakannya, kepada masyarakat yang akan mudik lebaran agar menitipkan rumahnya yang kosong ke tetangga yang tidak mudik. Sebab biasanya pelaku pencurian sering memanfaatkan waktu disaat rumah sedang kosong seperti lebaran ini.

“Karena biasanya rumah kosong ini sering dimanfaatkan pelaku, tapi mudah-mudahan itu tidak terjadi dan juga anggota kita selalu melakukan patroli,” pesannya.

Ditambahkannya, pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat yang akan mudik khususnya roda dua untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas, periksa kesiapan kendaraan seperti rem, lampu dan lain-lain, dan jangan sampai membawa muatan melebihi kapasitas karena itu bisa berbahaya.

“Iya sekarang kan suka ada kendaraan yang pasang dan tambah aksesoris untuk memuat barang lebih banyak, itu berbahaya karena melebihi kapasitas,” tambahnya. (he27)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *