Gadis 13 Tahun Warga Kecamatan Air Besi Jadi Korban Pencabulan

0
106
Pelaku (SG) saat diamankan Satreskrim Polres Bengkulu Utara

KONTRASTODAY.COM Bengkulu Utara – Warga Kecamatan Air Besi, Kabupaten Bengkulu Utara, sebut saja Melati gadis berusia 13 tahun menjadi korban tindak pencabulan yang diduga pelakunya adalah pacar korban sendiri berinisial SG (18) warga Kecamatan Batik Nau, Kabupaten Bengkulu Utara.

Karena tidak terima anak gadisnya digauli oleh SG, ibu korban WM (28) melaporkan SG pada Minggu (21/7/2019) ke Mapolres Bengkulu Utara. Saat ini Selasa (23/7/2019) pelaku sudah diamankan oleh Satreskrim Polres Bengkulu Utara.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP. Ariefaldi Warganegara, SH, SIK, MM melalui Kasat Reskrim AKP. Jery Antonius Nainggolan, SIK menjelaskan kejadian berawal pada Jumat (18/7/2019) setelah pulang sekolah sekira pukul 11.30 wib Melati pamit mau kerumah kepala desa setempat untuk menumpang wifi, namun hingga pukul 18.00 wib Melati tak kunjung pulang.

Karena Melati tak kunjung pulang, akhirnya ibu kandung Melati mengajak paman Melati untuk mencari keberadaan Melati dengan bertanya kepada tetangga, dan didapati informasi bahwa Melati pergi bersama SG.

“Ibu Melati meminta bantuan adik kandung dan adik iparnya untuk mencari Melati kerumah SG. Namun SG dan Melati tidak berada dirumah, hingga pukul 12.00 wib. Paman Melati dan adik ipar ibunya Melati pulang tanpa membawa Melati,” jelas Jery.

Sekira pukul 01.00 wib ibu Melati mendapat telpon dari orang yang tak ia kenal yang menyampaikan bahwa Melati sudah diamankan di pasar D1 Kecamatan Ketahun. Ibu Melati meminta bantuan adiknya dan adik iparnya untuk menjemput Melati.

“Melati tiba dirumah Sabtu (20/7/2019) jam 5 subuh. Setelah didesak oleh ibunya, Melati mengaku bahwa ia sudah mendapat perlakuan cabul dari SG saat pergi bersamanya,”  terang Jery.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 81 ayat 2 sub pasal 82 ayat (1) junto pasal 76E UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Editor : Herman Eryudi

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here