Tak Ada Larangan Rekrut Panwascam Dari Honorer, THL, GBD dan PNS

0
303

BENGKULU UTARA, kontrastoday.com 57 anggota Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) dari 19 kecamatan se Kabupaten Bengkulu Utara telah dilantik pada Senin (23/12/2019) di Aula Universitas Ratu Samban Arga Makmur, kemudian di hari yang sama dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Hotel Bundaran Arga Makmur.

Kendati anggota Panwascam dari 19 kecamatan ini telah dilantik, tapi masih menyisakan pertanyaan dari berbagai kalangan terkait rekrutmennya.

Koordinator Divisi Hukum, Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Bengkulu Utara, Tugiran, M.Pd saat dibincangi kontrastoday.com Selasa (24/12/2019) menjelaskan, tidak ada larangan dalam petunjuk teknis (juknis) rekrut panwascam dari honorer, THL, GBD dan PNS.

Lanjut Tugiran, yang harus memilih adalah jika yang bersangkutan adalah perangkat desa, atau yg menjabat di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“PNS boleh dengan catatan tidak menduduki jabatan dan mendapat izin tertulis dari atasan langsung. Demikian juga dari Pendamping Desa, tidak ada larangan dari regulasi di Bawaslu,” jelas Tugiran.

Kemudian kata Tugiran, jika ada aturan dari lembaga atau instansi Bawaslu yg melarang rangkap jabatan, atau pekerjaan itu sepenuhnya aturan diluar Bawaslu, dan jika yang bersangkutan mundur akibat aturan tersebut dari Bawaslu, maka Bawaslu menyiapkan PAW nya.

“Maksudnya larangan diluar lembaga Bawaslu semisal Pemda atau manajemen pendamping desa, maka yg bersangkutan harus memilih, namun jika tidak ada maka dari internal Bawaslu tidak ada larangan,” kata Tugiran.

Ditambahkan Tugiran, khusus bagi perangkat desa jika terpilih menjadi Panwascam, yang bersangkutan harus mengundurkan diri dari perangkat desa atau BPD.

“Yang dilarang menjadi anggota panwascam adalah tim kampanye atau anggota dan pengurus partai politik. Minimal telah 5 tahun mundur dari keangotaan partai politik pada saat mendaftarkan,” pungkas Tugiran.

Editor :
kontrastoday.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here