Ormas LAKI Apresiasi Kejari BU Usut Dugaan Korupsi Dana BUMDes Tanjung Raman

0
487
Tersangka (Baju batik) ketika digiring ke mobil tahanan kejaksaan untuk dilakukan penahanan. (Foto/ist)

KONTRASTODAY.COM, Bengkulu Utara Jajaran Dewan Pimpinan Cabang Ormas Laskar Anti Korupsi Indonesia (DPC LAKI) Kabupaten Bengkulu Utara menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara yang mengusut perkara dugaan korupsi dana BUMDes Desa Tanjung Raman Kecamatan Arga Makmur tahun 2017/2018 yang dilaporan DPC Ormas LAKI dengan Nomor : 045/DPC-LAKI/BU/XI/2019 Tanggal 20 November 2019.

Apresiasi ini disampaikan Ketua DPC Ormas LAKI Kabupaten Bengkulu Utara, Herman Eryudi melalui Sekretarisnya Afrizal Karnain. Afrizal Karnain yang kesehariannya akrab disapa Buyung Karim ini juga menyampaikan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara yang telah komitmen dalam memberantas tindak pidana korupsi didaerah ini, terbukti dengan telah menindaklanjuti laporan dugaan korupsi yang disampaikan Ormas LAKI.

“Pihak kejaksaan telah menemukan dua alat bukti terkait dugaan korupsi dana BUMDes tersebut. Hari ini, Jum’at 26 Juni 2020 Kepala Desa Tanjung Raman, Suranto resmi ditahan atas dugaan korupsi dana BUMDes tahun 2017/2018. Kerugian dalam kasus ini ditaksir mencapai Rp 120 juta,” kata Buyung Karim.

Sekretaris DPC Ormas LAKI Kabupaten Bengkulu Utara, Afrizal Karnain

Kemudian dikatakan Buyung, Ormas LAKI akan terus memantau BUMDes yang ada di Bengkulu Utara, karena menurutnya tidak tertutup kemungkinan ada indikasi korupsi dalam pengelolaan dana BUMDes tersebut.

“Pihak pengelola BUMDes jangan menganggap remeh dan jangan pernah merasa tidak ada sangsi hukumnya jika BUMDes tersebut pailit, bangkrut atau tidak berjalan. Karena uang yg diserap sebagai modal tersebut harus bertambah, jika tidak berjalan artinya merugi. Dan uang negara tersebut harus dipertanggung jawabkan, baik secara administrasi dan hukum apa lagi sampai digelapkan,” tutup Buyung Karim.

Editor : kontrastoday.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here