banner 728x250
HeadlineKaurOlahraga

Diduga, Dana Pembangunan Sarana Olahraga di Nasal Ini Tidak Transparan

336
×

Diduga, Dana Pembangunan Sarana Olahraga di Nasal Ini Tidak Transparan

Sebarkan artikel ini

Kamis, 20 September 2018
PEWARTA : JHON

KAUR – Penerapan program bantuan langsung dari Kemenpora RI, di Kabupaten Kaur, Propinsi Bengkulu dipertanyakan. Pasalnya, penyaluran bantuan tersebut dinilai kurang transparan. Teruma menyangkut soal besaran dana yang diterapkan terhadap pembangunan sarana olahraga di kecamatan Nasal.

Salah seorang warga setempat, Ansory, mengatakan salah satu rekanan dalam melaksanakan pembangunan lapangan bola voly di Desa Muara Dua, diduga oleh dia penerapan dananya hanya berkisar Rp 50 Juta. Padahal, dana yang dibutuhkan untuk itu, sebesar Rp 100 Juta.

“Seharusnya, dana pembangunan lapangan itu sebesar Rp 100 jutaan, namun hanya disediakan sebesar Rp 50 juta,” sebut Ansory.

Diakui oleh Ansory, uang tersebut memang diberikan kepada dia, tetapi hanya sebesar Rp 45 juta, sedangkan sisanya Rp 5 juta, dijanjikan akan dibayar pada bulan juli 2018 lalu. Kenyataannya, hingga sekarang belum juga dibayarkan.

“Saya tidak tahu, apa uang itu sudah dibayarkan sama kades atau pihak lain. Yang jelas dana yang saya kelola dalam pekerjaan Itu Hanya Rp 45 Juta dari Rp 50 Juta yang disepakati. sisanya Rp 5 juta Lagi, belum saya terima,” ungkap Ansory

Sementara itu, Kepala Desa Muara Dua, Kecamatan Nasal, Suari, saat dijumpai di kediamannya mengatakan, sangkutan Ansory itu kepada pihak Lain. Terkait tentang sangkutan dana kegiatan bangunan lapangan bola volly itu, ia mengaku tidak tahu.

“Mungkin itu urusan pribadi mereka, tapi lapangan itu ditutup oleh Ansory. Saya kira tindakan itu kurang baik. Bisa dilihat hasil pekerjaannya, cat pada lantai lapangan sudah terkelupas, karena sering digunakan,” kata Kades.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak pelaksana program Kemenpora tersebut belum didapatkan penjelasannya, lantaran belum berhasil dihubungi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *