banner 728x250
Bengkulu TengahHeadlinePerkara

Kabar Duka Dari Tanah Suci, Jamaah Haji Asal Benteng Meninggal Dunia

433
×

Kabar Duka Dari Tanah Suci, Jamaah Haji Asal Benteng Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

Rabu, 22 Agustus 2018
Kontributor : Ferdi

BENGKULU TENGAH – Sebelumnya diperoleh kabar, Yahuya Sahmi Anang asal Bengkulu Utara pada jelang puncak ibadah haji, Selasa 9 Zhulhijjah 1439H (21/8/2018) meninggal dunia. Sebelumnya, almarhumah hanya mengalami sakit batuk biasa. Kemudian menyusul didapatkan kembali kabar, satu orang jamaah lainnya, yakni Basirun (51) asal Desa Kembang Seri, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) juga mengakhiri hayatnya di tanah suci.

Baca : Di Hari Puncak, Jamaah Haji Asal Arga Makmur Tutup Usia di Tanah Suci

Basirun meninggal saat menjalani rangkaian kegiatan ibadah haji. Dari hasil pemeriksaan, Basirun meninggal karena menderita penyakit gula darah atau diabetes melitus. Kabar duka tersebut dibenarkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Benteng, H Sipuan, S. Ag, MM melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU), Dr. Rusman Saleh, M.Pd.

Kepada awak media ia menyebutkan, pihaknya menerima informasi langsung dari petugas yang berada di Makkah. Basirun tercatat sebagai salah seorang jemaah yang tergabung dalam kloter 9. Meninggalnya Basirun pada saat sedang beristirahat di salah satu tenda di Kota Mina.

”Ya, ada salah seorang jamaah haji yang meninggal dunia. Hasil diagnosa dari tim medis. Basirun menderita penyakit gula darah,’’ ujar Rusman.

Dijelaskan Rusman, hingga sebelum meninggal dunia, Basirun telah menyelesaikan wukuf dengan sempurna dari musdalifah dengan keadaan berjalan dengan sendirinya. Rusman menyampaikan, sesuai dengan aturan yang ada, jenazah Basirun harus di makamkan di Makkah. Bahkan, beberapa jemaah asal Benteng dari kloter 10 embarkasi Padang juga telah melayat ke tenda almarhum.

”Basirun sudah mengikuti dan melaksanakan rangkaian ibadah haji dengan baik. Jenazahnya dimakamkan di tanah suci. Jamaah dari kloter lain telah melayat ke tenda,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *