HeadlineMukomuko

Mukomuko Masih Kekurangan Ratusan PNS

207
×

Mukomuko Masih Kekurangan Ratusan PNS

Sebarkan artikel ini

KONTRIBUTOR : YADHIE
SELASA 29 MEI 2018

MUKOMUKO – Pemerintah Kabupaten Mukomuko kemungkinan akan membuka Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2018 ini. Alasan utama Pemda Kabupaten Mukomuko masih tetap akan membuka CPNS 2018 adalah lantaran masih kekurangan PNS dan banyaknya PNS yang pensiun tiap tahunnya.

Pembukaan Pengumuman Penerimaan CPNS 2018 Kabupaten Mukomuko dijadwalkan sekitar usai lebaran nanti. Formasi nantinya adalah seperti Tenaga Guru, Tenaga Teknis, Tenaga Kesehatan, Tenaga Penyuluh dan Tenaga Lainnya. Sampai saai ini, pemkab masih kekurangan PNS yang jumlahnya mencapai 329 orang.

Sedangkan untuk formasi yang diajukan mencapai ribuan. Hal itu beradaskan keputusan, dimana jumlah belanja pegawai tidak boleh melebihi 50 persen dari total anggaran daerah. Untuk formasi dan yang disetujui nantinya masih menunggu keputusan MenPAN-RB.

“Kalau tidak ada kendala, tahun ini memang kami bakal menggelar tes CPNS. Jujur saja, daerah ini masih banyak kekurangan pegawai khususnya yang berstatus PNS. Kita sudah ajukan ke pusat, tinggal menunggu jatah dan formasinya. Dan semua itu atas keputusan dari MenPAN dan RB. Kemungkinan habis lebaran nanti sudah ada gambarannya,’’ kata Kepala BKPSDM Kabupaten Mukomuko, Jawoto, M.Pd.

Mengenai Honorer Kategori 2, Jawoto tetap mengimbau untuk mengikuti tes CPNS jika nantinya jadi diselenggarakan. Mengenai pengangkatan secara langsung, pihaknya belum dapat memastikan. Lantaran, belum ada edaran dan keputusan terkait pengangkatan Honorer K2 menjadi PNS.

“Untuk honorer ya kita imbau agar mempersiapkan diri mengikuti tes CPNS. Kalau soal pengangkatan langsung, kita belum dapat memastikan. Soalnya, dari pusat dan daerah pun belum ada keputusan bersama. Harapan kami, honorer K2 tetap mengikuti seleksi nantinya. Sesuai dengan rencana, tes CPNS nantinya tetap menggunakan sistem CAT dan bakal dilaksanakan di Kota Bengkulu. Untuk informasi jelasnya, kita juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak yang terkait,’” pungkas Jawoto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *