Antisipasi Tindak Kejahatan Arus Mudik, Penembak Jitu Disiagakan di Jalur Rawan

0
1876

PEWARTA : HERMAN
MINGGU 10 JUNI 2018

BENGKULU UTARA – Guna mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan terhadap masyarakat yang melakukan mudik lebaran, terutama yang termasuk dalam kategori jalur rawan begal dan aksi pencurian, pihak Kepolisian menyiagakan penembak jitu (sniper).

Hal itu  diungkapkan oleh Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Rudy Purnomo. Kapolres negaskan, pihaknya telah memetakan jalur mudik yang rawan begal dan aksi pencurian ).

“Sekalipun catatan kriminal daerah ini sepi, akan tetapi kami tetap menyiagakan `sniper` di kawasan rawan untuk mengamankan pemudik dari pelaku kejahatan,” ujar Rudy Purnomo di Manna, dirilis antaranewsbengkulu.com.

Kapolres menyebutkan, daerah rawan begal berada di sekitar Ulu Manna yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan, sebab kawasan ini merupakan area hutan lindung yang tidak ada pemukiman penduduk. Sementara, kawasan rawan tindakan kriminal berada di Pantai Pasar Bawah.

Penempatan penembak jitu dilakukan lantaran tindak kejahatan di jalanan cenderung meningkat selama arus mudik Lebaran. Pelaku memanfaatkan kelengahan pemudik yang kurang mengenal kondisi dan kontur jalan yang sedang dilewati.

Untuk mengamankan mudik Lebaran 2018 di Bengkulu Selatan, tersedia lima posko yang siap melayani masyarakat selama 24 jam.

“Ada juga tim patroli khusus yang akan berkeliling di sepanjang jalur mudik,” pungkas Rudy.

Sementara itu, Plt Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi menuturkan, posko-posko itu tidak hanya diisi polisi, melainkan juga porsonel militer, petugas medis hingga tenaga sipil.

Dia juga mengimbau masyarakat agar mewaspadai pendatang baru dengan mengaktifkan tamu wajib lapor 1?24 jam. Langkah ini guna mengantisipasi penyebaran paham radikalisme dan terorisme melalui hegemoni Lebaran.

“Babinkamtibmas, Babinsa dan pemerintahan desa harus selalu bersinergi untuk mengamankan mudik 2018. Jangan sampai hal buruk mengusik ketenangan libur Lebaran,” tegas Gusnan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here