banner 728x250
HeadlineMukomukoPerkara

Diduga Terpeleset Saat Mancing, Ibu Paruh Baya Belum Ditemukan

480
×

Diduga Terpeleset Saat Mancing, Ibu Paruh Baya Belum Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Foto : Ilustrasi

SELASA, 21 Agustus 2018
PEWARTA : YADHIE

MUKOMUKO – Ibu paruh baya, Nurlela, yang merupakan warga Desa Dusun Baru V Koto, Kecamatan Air Dikit, Kabupaten Mukomuko, Nurlela, yang menghilang saat diduga mancing ikan di sungai Air Dikit, belum diketemukan. Disaat mancing, suaminya Dirman tengah bekerja di kebun tidak jauh dari sungai tersebut.

Sampai berita ini diturunkan, ratusan warga, perangkat desa dan Camat Air Dikit, Iskameri, S.Pd, M.Si masih melakukan pencarian. Selain itu, anggota polisi, anggota Forum Koordinasi (FK) Tagana Kabupaten Mukomuko dan Tim SAR juga turun melakukan pencarian.

Terhimpun, kontrastoday.com, korban memang membawa peralatan memancing saat berangkat bersama suaminya ke kebun. Ketika suaminya mulai melakukan aktifitasnya di kebun, korban sendiri diduga pergi memancing di aliran sungai.

Sekitar pukul 16.15 WIB, Dirman memanggil-manggilistrinya untuk diajak pulang. Namun tak ada jawaban dari korban. Tanpa menaruh curiga, Dirman pun lantas pulang, dikira korban telah pulang duluan.

Ternyata setelah tiba di rumah, korban tidak ada. Dirman pun bersama warga langsung bergegas kembali ke kebun guna mencari di lokasi korban memancing. Dirman hanya menemukan keranjang dan alat pancing di lokasi tersebut. Selain itu, terdapat jejak korban yang diduga terpeleset ke aliran sungai.

”Ya, ada warga yang hilang. Kalau informasinya sedang mancing dan suaminya sedang beraktifitas di kebun. Sampai sekarang belum pulang. Warga masih melakukan pencarian,” ungkap Edi, salah seorang warga Dusun Baru V Koto.

mendapat kabar ada warganya yang hilang, Camat Air Dikit, Iskameri, SPd, MSi,  langsung berangkat menuju TKP. Guna ikut membantu pencarian korban.

”Begitu dapat laporan, kami langsung ke lokasi. Mudah-mudahan korban ditemukan dalam keadaan selamat. Kami bersama warga melakukan pencarian dan berkoordinasi dengan polisi, tim Sar dan Tagana,” ucap Iskameri.

Hal senada disampaikan Ketua FK Tagana Kabupaten Mukomuko, Ijendra Juanda. Pihaknya bersama anggota pun langsung turun ke lapangan.

”Kita sudah terima laporan. Dan anggota pun berangkat langsung ke TKP untuk melakukan pencarian,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *