HeadlineKota Bengkulu

Jahit 1945 Bendera, Kirab Satu Negeri Raih Rekor MURI

339
×

Jahit 1945 Bendera, Kirab Satu Negeri Raih Rekor MURI

Sebarkan artikel ini

Minggu, 30 September 2018
KONTRIBUTOR : A. SUKRAN

BENGKULU – Rangkaian kegiatan Kirab Satu Negeri yang diprakarsai oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor, yakni menjahit 1945 bendera di kediamam Soekarno, atau rumah pengasingan Bung Karno, Jl Soekarno Hatta, Anggut Atas, Kota Bengkulu pada Minggu (30/9) berhasil meraih rekor MURI. Seluruh Bendera Merah Putih tersebut dijahit oleh para Ibu-ibu.

Sekjen GP Ansor, Adung Abdul Rahman pada kesempatan itu mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud penghormatan serta penghargaan kepada Ibu Fatmawati Soekarno, yang pada zaman itu menjahit Bendera Pusaka Merah Putih, untuk dikibarkan pada 17 Agustus 1945.

“Menjahit bendera sebanyak 1945 ini sebagai wujud penghargaab kita terhadap sejarah  kemerdekaan Republik Indonesia.,” katanya.

Sementara itu, Sekda Propinsi Bengkulu, Nopian Andusti mengatakan, ia sangat mengapresiasi kegiatan Kirab Satu Negeri yang digelar oleh GP Ansor tersebut. Kata dia, hal itu dapat menumbuhkan rasa cinta air dan menghormati sejarah perjuangan bangsa.

Selain Sekdaprov, pada kegiatan itu hadir pula Bengkulu, Brigjen Pol Coki Manurung,  Sekjen beserta segenap pengurus GP Ansor, dari pusat serta kabupaten/kota seperopinsi Bengkulu, beserta masarakat serta ribuan ibu-ibu sebagai pelaku penjahit bendera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *