HeadlineHukum dan KriminalLebong

Sadis, Leher Perempuan Muda Tak Bersalah Dibacok OTD

473
×

Sadis, Leher Perempuan Muda Tak Bersalah Dibacok OTD

Sebarkan artikel ini
Peugas medis di Puskesmas tengah berupaya melakukan pertolongan terhadap korban

Rabu, 17 Oktober 2018
Kontributor : Yofing

LEBONG – Naas dialami oleh perempuan yang masih tergolong muda di Lebong ini, adalah Nibenia Laihago (28). Lehernya dibacok oleh orang tidak dikenal (OTD) saat baru saja tiba di kebun miliknya di Desa Tik Tebing, Kecamatan Lebong Atas, Kabupaten Lebong, Propinsi Bengkulu. Melihat dari gerak geriknya tampaknya pelaku berniat membunuh korban, hanya saja sebelum niatnya tercapai, korban berinisiatif berteriak sehingga pelaku melarikan diri. Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 11.30, Selasa (16/10/2018).

Sebelumnya korban pergi ke warung yang berjarak tidak jauh dari kebunnya, mengendarai sepeda motor, untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Ketika ia mulai bergerak kembali menuju ke kebun ia menyadari dibuntuti oleh lelaki mengendari sepeda motor Honda Revo, biru. Sekalipun ada kecurigaan, tapi ia tidak menyangka pelaku akan melukainya.

Usai memarkirkan sepeda motornya dipinggir jalan setapak, korban berjalan menuju pondoknya. Disaat itu pula pelaku mendekati korban, langsung memukul kepala korban dari belakang. Ketika korban menoleh, pelaku menghunjamkan senjata tajam dan mengenai bagian leher korban, korban pun lantas terjatuh. Melihat pelaku berusaha membacoknya kembali, korban berteriak sekuat-kuatnya, sehingga pelaku melarikan diri.

Mendengar teriakan itu, suami korban, Haloman Simanjuntak (31) segera mendatanginya. Betapa terkejutnya sang suami melihat istrinya dalam kondisi terluka akibat bacokan. Ia pun segera mengambil tindakan membawa sang istri ke puskesmas terdekat di Desa Ujung Tanjung, guna mendapatkan pertolongan medis.

Kejadian ini dibenarkan oleh pihak Kepolisian setempat. Kapolres Lebong AKBP Andree Ghama Putra, SH, SIK melalui Kasat Reskrim Iptu. Teguh Ari Aji menyebutkan, korban mengalami luka pada leher bagian kiri, dan korban sama sekali tidak mengenali pelaku. Namun menurut Kasat, pihaknya telah mengantongi ciri-ciri pelaku.

“Kita sudah mengantongi ciri pelaku dari keterangan korban, untuk sementara kita masih melakukan penyelidikan. Untuk sementara kita belum mengetahui apa motif dari pelaku,” ujar Kasat.

Sementara itu menurut keterangan korban, ciri-ciri pelaku, seorang laki-laki, dengan tinggi badan sekira 165 cm, kurus, berkulit gelap, dan berusia 30-35 tahun. Ketika itu pelaku mengenakan baju kaos putih dan celana pendek jeans, serta mengenakan topi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *