HeadlineLebong

Kasus DBD di Lebong Meningkat Drastis, Ini Himbauan Dinkes

260
×

Kasus DBD di Lebong Meningkat Drastis, Ini Himbauan Dinkes

Sebarkan artikel ini

Rabu, 24 Oktober 2018
Kontributor : Yofing DT

LEBONG – Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Lebong tahun ini meningkat cukup tajam. Tercatat hingga bulan oktober 2018, telah terjadi 91 kasus. Atau meningkat sebesar 16 persen, dibanding tahun 2017 lalu. Sekalipun belum dapat dikategorikan mewabah, mengingat faktor cuaca belakangan ini, warga masyarakat dihimbau supaya lebih waspada terhadap penyakit berasal dari nyamuk ini, dengan melakukan tindakan pencegahan.

Selain segera melakukan pencegahan, Dinas Kesehatan setempat mengingatkan kepada masyarakat agar selalu menjaga lingkungan sekitar rumah. Pastikan terbebas dari barang-barang bekas yang dapat dijadikan tempat berkembang biaknya nyamuk, dan secara rutin membersihkan saluran pembuangan. Sebab, dengan perubahan cuaca ekstrim seperti sekarang, merupakan saat-saat rentan terjadinya penyebaran virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti

Kepala Dinas Kesehatan Lebong, Rachman, SKM mengakui peningkatan kasus DBD tersebut harus diwaspadai. Kata dia, pihaknya segera mengambil tindakan pencegahan dengan melakukan foging masal, terutama di desa-desa yang warganya banyak terjangkit. Diantaranya, Desa Slebar Kecamatan Amen, juga desa-desa lainnya yang dipandang perlu.

“Selain akan melakukan foging, kita juga selalu menyiapkan bubuk abate di setiap puskesmas untuk dibagikan ke masyarakat. Bubuk Abate tersebut gunanya untuk ditaburkan ke dalam bak penampungan air, agar jentik nyamuk tidak dapat berkembang biak. Selain itu, diingatkan supaya selalu menutup tempat penampungan air,” kata Rachman.

Diharapkan oleh Dia, masarakat biasakan membersihkan bak mandi seminggu sekali atau dapat juga dengan memelihara ikan predator yang akan memangsa jentik nyamuk. Jangan lupa mengubur barang-barang bekas yang dinilai dapat menjadi tempat bersarangnya nyamuk.

“Biasakan pola hidup sehat dan senantiasa menjaga kebersihan lingkungan. Bagi masyarakat yang belum dapat bubuk abate silahkan ambil di puskesmas terdekat secara gratis. Jika ada warga yang mengalami gejala demam harap segera periksa ke Puskesmas terdekat,” pungkas Rachman.

Berikut langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh warga masarakat :

1. Bersihkan bak mandi Anda seminggu sekali
Air merupakan tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti . Nyamuk betina bertelur pada dinding bak yang terisi air, larva nyamuk kemudian akan mendapat makanan dari mikroorganisme yang hidup di sekitarnya. Selama masa ini, larva nyamuk akan melepaskan kulit pelindung mereka dan berkembang biak hingga mencapai tahap terakhir.

Ketika larva nyamuk sudah cukup kuat, selanjutnya larva akan berubah menjadi pupa. Pada tahap pupa, tidak dibutuhkan makanan. Pupa hanya akan mengalami perubahan bentuk hingga akhirnya menjadi nyamuk biasa yang siap terbang.
Keseluruhan siklus ini berlangsung 8 – 10 hari dalam suhu ruang. Membersihkan bak mandi Anda setidaknya satu minggu sekali dapat memutus siklus hidup nyamuk Aedes aegypti.

2. Perhatikan perabotan rumah tangga Anda yang menampung air
Baskom berisi air, vas bunga, ember, dan wadah lain yang dapat menampung air berpotensi menjadi tempat nyamuk bersarang. Rajin-rajinlah membersihkan tempat-tempat tersebut setidaknya dua kali seminggu untuk mengurangi risiko munculnya nyamuk pembawa demam berdarah.

3. Gunakan kasa nyamuk
Kasa nyamuk berguna untuk mencegah masuknya nyamuk dari luar rumah. Anda bisa memasang kasa nyamuk ini pada pintu dan jendela Anda.

4. Jangan menumpuk atau menggantung baju terlalu lama
Sesekali perhatikanlah gantungan baju Anda di balik pintu. Baju kotor yang menumpuk dapat menjadi tempat favorit untuk dihinggapi nyamuk. Memang tumpukan baju kotor bukan tempat nyamuk berkembang biak, tetapi merupakan tempat favorit nyamuk hinggap. Hal ini dikarenakan nyamuk menyukai aroma tubuh manusia. Jika Anda memang harus menyimpan kembali baju yang telah dipakai, letakkan baju pada tempat yang bersih dan tertutup.

5. Gunakan lotion anti nyamuk atau kelambu
Ketika Anda hendak bepergian, jangan lupa gunakan lotion anti nyamuk terutama pada bagian tubuh yang tidak tertutup oleh pakaian. Namun tidak hanya saat bepergian, Anda tetap harus melindungi diri dari gigitan nyamuk ketika sedang tidur karena nyamuk demam berdarah aktif pada malam hari hingga menjelang subuh.

Selain menggunakan lotion anti nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur juga dapat membantu menghindari gigitan nyamuk dan mencegah demam berdarah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *