HeadlineKaur

Design Pembangunan Break Water Pelabuhan Linau Digugat Nelayan

217
×

Design Pembangunan Break Water Pelabuhan Linau Digugat Nelayan

Sebarkan artikel ini

Kamis, 1 November 2018
Pewarta : Jhon

KAUR – Dinilai akan mengganggu aktifitas nelayan untuk melaut, design pembangunan break water (pemecah gelombang) atau talud di pelabuhan Linau Kabupaten Kaur, digugat oleh warga nelayan setempat. Sebab, menurut nelayan, letak talud tersebut akan menutupi jalur lintasan perahu mereka bila akan berangkat atau pulang dari melaut.

Wujud dari gugatan nelayan Linau tersebut pada kamis (1/11) disampaikan kepada pihak perusahaan pelaksana pembangunan talud pelabuhan. Dengan didampingi oleh Kepala Desa dan BPD, nelayan meminta agar dilakukan perubahan rancangan dengan menyediakan jalur lintasan perahu.

Menyikapi tuntutan nelayan itu, perusahaan pelaksana pembangunan talud pelabuhan bersedia mengikuti, setelah disepakati melalui diskusi bersama antara pihak pemerintah desa, disaksikan pula oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), aparat kepolisian dari Polsek Maje, serta Koramil.

 “Jika hal ini memang diperlukan kita bisa saja merubah dari design awal, namun segala sesuatunya harus dapat dipertanggung jawabkan oleh pihak nelayan. Sebab tadinya tidak ada alur perahu seperti yang diminta oleh nelayan tersebut,” kata pihak perusahaan, Deni, Kamis.

Sementara itu, Kades Linau, Agus Setiawan berharap, aternatif yang diambil ini atas pertimbangan guna memikirkan nasib para nelayan di Desa Linau kedepan. Terutama bagi nelayan tradisioanal yang hanya mengantungkan hidupnya dari hasil melaut.

“Telah disepakati oleh pihak pelaksana proyek, siap merubah rancangan yang ada. Dengan membuat alur lintasan sampan nelayan, sehingga perahu bisa mendarat seperti sebelumnya,” ungkap Kades.

Dengan telah disepakatinya gugatan nelayan tersebut oleh perusahaan pelaksana, pihak DKP yang ketika itu di wakili oleh Udin, menegaskan supaya segera dibuat berita acara. Sehingga perubahan rancangan itu dapat dipertanggungjawabkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *