Ingkari Kesepakatan, Akses Utama PT AMK Diblokade Warga

0
511

Senin, 17 Desember 2018
Pewarta : Yadhi

MUKOMUKO – Warga Desa Sari Makmur, Kecamatan Air Dikit, Kabupaten Mukomuko menutup akses jalan utama menuju PT. Agri Mitra Karya (AMK) di desa tersebut. Pasalnya, pihak perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) menjadi CPO tersebut tidak memenuhi sejumlah kesepakatan. Dimana, pihak perusahaan tidak melakukan perbaikan badan jalan yang setiap harinya dilewati oleh kendaraan yang keluar masuk ke perusahaan.

Sementara, jalan itu termasuk jalan utama akses masyarakat desa. Selain itu, sejumlah janji serta kontribusi kepada pihak desa juga tak kunjung dipenuhi. Masyarakat melakukan penutupan akses jalan pada Senin (17/12) pagi. Selain masyarakat, perangkat, BPD dan sejumlah tokoh masyarakat, penutupan akses jalan dihadiri dan disaksikan anggota kepolisian.

”Jalan desa kami rusak, berlobang dan banyak digenangi air. Tidak ada niatan dari pihak perusahaan untuk melakukan perbaikan. Padahal sebelumnya sudah ada kesepakatan. Kontribusinya selama ini juga masih minim. Sementara, mereka (perusahaan, red) sudah berjanji. Kita sepakat menutup jalan itu sebelum ada kejelasan dan niatan baik dari pihak perusahaan,” ungkap Miswadi, Kades Sari Makmur.

Menurut Miswadi, selama ini kendaraan keluar masuk ke perusahan mulai dari TBS, minyak CPO, inti sawit dan juga janjangan kosong. Pada saat musim kemarau, masyarakat mengeluhkan dengan banyaknya debu jalan. Sedangkan saat musim hujan, jalan rusak dan berlobang banyak digenangi air. Upaya untuk mengajukan tindalanjut dari perusahaan sudah disampaikan, namun tak kunjung dipenuhi.

”Aktifitas perusahaan banyak merugikan masyarakat. Sementara kontribusinya tidak ada. Kita sudah sering mengajukan agar ada perhatian dari perusahaan ke desa kami. Namun, sampai sekarang tidak ada. Makanya, masyarakat sudah geram dan sepakat untuk menutup akses jalan menuju perusahaan. Kita tunggu sampai pihak perusahaan memanggil dan menyelesaikan masalah ini,” pungkas Miswadi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here