Kebakaran Hebat Akibat Konsleting Listrik Kembali Terjadi, Kali Ini Di Pekik Nyaring

0
869
Bedeng tiga pintu di Pekik Nyaring Ludes Terbakar

Kamis, 17 Januari 2019
Kontributor : Ferdi

BENGKULU UTARA – Informasi terjadinya kebakaran yang diduga akibat dari hubung pendek arus listrik (Konsleting), sepertinya sudah semakin akrab menjadi santapan telinga. Namun, dari semua kejadian tersebut masyarakat belum tahu pihak mana yang semestinya bertanggung jawab. Padahal, setiap rumah yang menggunakan instalasi, dijamin oleh pihak pemasang berupa JIL dan adanya SLO (Sertifikat Laik Operasi). Sebagaimana diketahui setiap SLO diterbitkan memiliki masa jaminan selama 15 tahun.

Peristiwa kebakaran hebat kali ini terjadi pada Rabu (16/1/2019), juga diduga akibat dari hubung pendek arus listrik. Awal kejadian diperkirakan pada pukul 15.15 WIB di Desa Pekik Nyaring, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng). Ganasnya kobaran api meluluh-lantakkan bangunan bedengan tiga pintu milik Sukamdi hingga tak bersisa.

Disebutkan, bedengan miliknya itu dihuni oleh Nurzaini, honorer Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), dan Sukron Jamil, seorang nelayan dan Eli Khaidir sedang bekerja menerima sumbangan di masjid. Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Dari data berhasil dihimpun media ini, awalnya api mulai membakar terlihat oleh Jumiten yang merupakan istri dari Sukamdi yang saat itu memasak di dapur. Seketika, dirinya langsung mengabari warga lainnya. Kemudian secara manual warga bersama-sama mencoba memadamkan api.

Tidak lama kemudian, mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian untuk membantu memadamkan api. Akhirnya pada sekira pukul 16.30 WIB api berhasil dipadamkan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, pada saat kejadian para penghuni rumah sedang keluar.

Pjs Kades Pekik Nyaring, Yuniartati membenarkan kejadian tersebut. Setelah mendapatkan informasi dari warga, pihaknya bersama dengan sekelompok warga lainnya langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman api.

“Seisi rumah bedengan tersebut sudah ludes dilalap api. Kecuali motor yang berhasil dikeluarkan warga sebelum api benar-benar besar,” kata Kades.

Sementara itu, Kapolres Bengkulu Utara, AKBP. Ariefaldi Warganegara, SH, S.Ik, MM melalui Kapolsek Pondok Kelapa, Iptu. Budimansyah, S.Sos mengatakan kerugian yang ditafsir atas kejadian tersebut belum bisa diperkirakan, mengingat pemilik rumah masih dalam keadaan sock.

“Tidak ada korban jiwa. Untuk saat ini, korban terpaksa menginap di rumah tetangga atau saudaranya yang lain,” demikian kapolsek.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here