HeadlineHukum dan KriminalMukomuko

Dugaan Korupsi Jalan Tanah Rekah Terkuak, Jaksa Tetapkan Tiga Tersangka

634
×

Dugaan Korupsi Jalan Tanah Rekah Terkuak, Jaksa Tetapkan Tiga Tersangka

Sebarkan artikel ini

PEWARTA : YADHI
KAMIS 2 AGUSTUS 2018

MUKOMUKO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Mukomuko telah menetapkan tiga orang tersangka (tsk) atas dugaan korupsi pada proyek pembangunan jalan berupa lapisan penetrasi (Lapen) di Desa Tanah Rekah, Kecamatan Kota Mukomuko. Antara lain, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), kemudian PPTK,, dan kontraktor pelaksana.

Proyek senilai hampir Rp 2 miliar tersebut dilaksanakan oleh CV. Geo Jasa, pada 2016 lalu. Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa item pekerjaan yang tidak dilaksanakan. Kuat pula dugaan, persentase pekerjaan baru mencapai 68 persen, namun dananya dicairkan 100 persen.

Berdasarkan hasil audit PBKP provinsi Bengkulu, nomor.SR-1472/PW06/05/2018 tertanggal 27 Juli 2018, terdapat kerugian negara sebesar Rp 572,1 juta. Dari hasil kesimpulan kasus itu, pihak Kajari Mukomuko menetapkan KPA, yakni MF, kemudian PPTK nya, OC, dan kontraktor pelaksana, NM sebagai tersangka .

Berdasarkan surat kronologi perkara, tahun 2016 terdapat mata anggaran pembangunan jalan lapen sepanjang 1.000 meter, melalui dinas PU provinsi Bengkulu pada bidang Bina Marga. Lelang dimenangkan oleh CV. Geo Jasa dengan nilai kontrak Rp 1,89 milyar lebih. Masa pelaksanaan 180 hari kalender, dimulai dari tanggal 10 Juni 2016 lalu.

Ditemukan juga, dokumen berita acara PHO yang digunakan sebagai syarat pencairan, tidak sesuai dengan fakta pekerjaan yang terealisasi di lapangan. Karena diakui oleh tim PHO dan kontraktor, bahwa mereka tidak pernah mendatangani berita acara tersebut.

Sehingga disimpulkan bahwa pekerjaan tersebut tidak pernah dilakukan serah terima pertama atau PHO sampai dengan sekarang.

Dikatakan Kajari Mukomuko, Agus Irawan Yustisiato,SH.MH, kepada awak media, ada dokumen yang seharusnya dibuat, tetapi hal itu tidak ada. Dari pengembangan lebih lanjut nantinya, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru.

”Kerugian negara yang ditimbulkan, telah kita tetapkan tiga orang calon tersangka-nya. Dan sesegera mungkin akan kita lakukan pemeriksaan. Kalau soal adanya tersangka baru, itu tidak menutup kemungkinan. Kita akan terus melakukan pengembangan lebih lanjut,” pungkas Kajari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *