HeadlineHukum dan KriminalKepahiang

Kasus Wartawati Kepahiang Bergejolak, FPR Akan Gelar Aksi Besar-Besaran

413
×

Kasus Wartawati Kepahiang Bergejolak, FPR Akan Gelar Aksi Besar-Besaran

Sebarkan artikel ini

Senin, 24 September 2018
PEWARTA : ADMIN

KEPAHIANG – Lantaran menduga ada kejanggalan dalam kasus wartawati, Bonita yang saat ini telah memasuki masa persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kepahiang, Ormas Frot Pembela Rakyat (FPR) kepahiang, akan menggelar aksi besar-besaran. Dalam aksi tersebut kata Ketua FPR, Rustam Efendi kepada awak kontrastoday.com via WhatsApp, pihaknya akan mengerahkan masa seribu orang.

“Kita akan kerahkan masa seribu orang dalam aksi itu nanti. Sebab kami menilai ada kejanggalan, dan berkemungkinan besar ada yang mendalangi atau aktor dibalik kasus ini sehingga wartawan Bonita alias EJ, terjerat,” kata Rustam.

Sejatinya, kata Rustam, berawal saat anak dari wartawati bonita dibully oleh oknum guru di sekolahnya, yang kemudian disepakati untuk berdamai. Sang guru berinisial Wi, menyetujui membuat pernyataan permohonan maaf di empat media seharga Rp 10 Juta untuk selama 1 bulan masa tayang.

“Namun ujung-ujungnya, kejadiannya malah terbalik, wartawan hanya diberi uang sebesar Rp 1 Juta, lantas dituduh pula telah melakukan pemerasan, oleh guru  tersebut. Saat ini sama-sama kita ketahui, kasusnya telah bergulir ke Pengadilan Negeri Kepahiang,” kata Rustam, menjelaskan.

Sekalipun belum dipastikan kapan tepatnya aksi tersebut akan digelar, Rustam berharap, dengan adanya pengerahan masa ini nantinya, supaya peristiwa serupa tidak terulang kembali. Sebab kata dia yang dialami oleh wartawan tersebut sudah merupakan tindakan diskriminasi terhadap seorang jurnalis.

“Dengan adanya aksi ini, kita berharap, kedepan jangan sampai terulang kembali peristiwa serupa, dan mata rantainya harus diputus. Yang pasti, kita tidak mengendaki adanya diskriminasi terhadap insan pers,” pungkas Rustam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *