HeadlineMukomuko

Jembatan di Jalinbar Mukomuko Ambrol, Lalulintas Dua Arah Macet

195
×

Jembatan di Jalinbar Mukomuko Ambrol, Lalulintas Dua Arah Macet

Sebarkan artikel ini

Kamis, 11 Oktober 2018
Pewarta : Yadhi

MUKOMUKO – Jalan Lintas barat Sumatera (Jalinbar) tepat di antara Kecamatan Air Dikit dan kecamatan Kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, mengalami kemacetan. Penyebab terhambatnya arus lalulintas dari dua arah, baik dari arah Sumbar ke Bengkulu atau sebaliknya lantaran jembatan darurat pada jalur alternatif mengalami kerusakan. Diduga akibat dari terjangan air, sehingga penyangga jembatan tersebut ambrol.

Dugaan sementara, luapan air yang merusak jembatan itu berasal dari drainase PT. Agro Muko yang tidak mampu menahan debit air lantaran disebabkan oleh tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Untuk itu, dihimbau kepada pengemudi dan pengandara agar lebih berhati-hati.

Mengingat kondisi jembatan tidak diketahui tingkat keamanannya saat dilintasi, dan untuk mengantisipasi terjadinya malapetaka atau kemungkinan terburuk lainnya, serta menjaga tertibnya lalulintas, saat ini, pihak kepolisian dari Polres Mukomuko terus bersiaga di lokasi.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mukomuko, Apriansyah, ST, MT melalui Kabid Bina Marga, M Yusuf, ST memengakui telah mendapatkan laporan tentang terjadinya kerusakan pada jembatan itu. Menurut dia sudah dilaporkan kepada P2JN propinsi Bengkulu.

”Kita sudah terima laporan dan langsung memberikan info kepada pihak P2JN. Karena jembatan itu berada di jalan nasional. Saat ini, tengah dilakukan perbaikan. Kita menghimbau pengendara untuk berhati-hati saat melintas,” katanya.

Informasi terhimpun, ambrolnya jembatan itu diperkirakan terjadi pada dini hari Kamis (11/10). Sebab menurut salah seorang pengendara yang melintas pada pukul 7.00 WIB jembatan sudah ambrol.

”Saya sempat tidak bisa melintas, penyangga jembatan rusak akibat dihantam air dari siring PT. Agro. Untuk sepeda motor masih aman melintas, namun harus tetap waspada. Sedangkan untuk mobil, kalau tidak ada jaminan keamanannya dipastikan tidak bisa melintas,” kata Irwan Hasan, salah seorang pengendara yang sempat dibincangi kontrastoday.com.

Pantauan awak media ini di lokasi, terjadi kemacetan panjang kendaraan seperti mobil pribadi, truk, dan tangki CPO yang antri menunggu aba-aba untuk dapat melintas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *