HeadlineMukomuko

Proyek Water Supply Bandara Mukomuko Terbengkalai?

604
×

Proyek Water Supply Bandara Mukomuko Terbengkalai?

Sebarkan artikel ini

Kamis, 11 Oktober 2018
Pewarta : Yadhi

MUKOMUKO – Pekerjaan penyediaan utilitas Bandar Udara (Bandara) berupa pembangunan water supply di bandara Mukomuko disebut terbengkalai. Pasalnya, proyek APBN senilai Rp 1,05 miliar lebih itu sampai saat ini tidak melanjutkan kegiatan. Pihak bandara malah mengakui tidak tahu apa penyebab sehingga proyek yang dikerjakan oleh CV Lumintu  tersebut terhenti.

Sesuai yang tertera dalam papan nama proyek, dimulai pada 25 Juni lalu dengan waktu 150 hari. Sehingga menimbulkan pertanyaan besar, karena waktu pengerjaan masih tersisa sekitar 1 bulan lebih. Jika tidak ada kejelasan akan kelanjutan itu, diprediksi proyek itu tidak akan tuntas.

Seperti dikatakan Ketua Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) Kabupaten Mukomuko, Weri Tri Kusuma, SH. Pihaknya sudah turun bersama dengan anggota untuk meninjau langsung kondisi proyek. Sayangnya, di lokasi tidak bertemu satu orangpun dengan pihak pelaksana.

”Proyek itu mandek dan tidak ada kejelasan terkait kelanjutannya. Kita khawatir proyek itu tidak selesai. Sementara dananya sangat besar. Kita ke lokasi, pihak pelaksananya juga tidak ada. Menanyakan langsung kepada kepala bandara, beliau tidak mengetahui. Inikan aneh sekali. Kita pertanyakan hal itu,” ungkap Weri.

Ditambahkan Weri, sementinya pihak bandara mengetahui adanyaq proyek itu. Karena, pelaksanaan pekerjaan berada di kawasan bandara. Terlebih, dana pembangunan dari kementerian. Selain itu, pengawas pembangunan seperti TP4D mesti memberikan teguran terhadap pihak pelaksananya.

”Pihak pengawas juga semestinya memberikan teguran dan meminta agar pelaksana dapat melanjutkan pekerjaan itu. Kalau tidak, kita prediksi proyek itu tidak akan tuntas. Karena untuk pemesanan water supply itu membutuhkan waktu yang cukup lama. Kita akan terus pantau perkembangannya,” pungkas Weri diamini Sekretaris, Toha Indra Putra dan Putra Satria.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *