HeadlineKaur

Belum Lama Dibangun, Tanggul di Kaur Ini Ambrol dan Retak

256
×

Belum Lama Dibangun, Tanggul di Kaur Ini Ambrol dan Retak

Sebarkan artikel ini

Sabtu, 27 Oktober 2018
Pewarta : Jhon

KAUR – Tanggul yang dibangun oleh satuan kerja PU Balai Wilayah Sungai VII Bengkulu sekira setengah tahun silam, saat ini kondisi kerusakannya sudah sangat parah. Selain beberapa bagian sudah ambruk, bagian lainnya mengalami retak-retak. Diduga kondisi tanggul di Desa Tanjung Baru Kecamatan Maje tersebut, diakibatkan oleh tidak tahannya tanggul terhadap derasnya gerusan air.

Selain itu juga disebabkan oleh rapuhnya bangunan tanggul tersebut karena dalam pengerjaannya tidak menggunakan tulang. Sehingga daya tahannya sangat lemah bila terjadi hujan deras. Ditambah lagi dengan ukuran diameter pipa saluran yang digunakan terlalu kecil, tidak mampu menampung debet air yang cukup besar.

Salah seorang tukang, Agung kepada awak media ini Sabtu (27/10) mengatakan, jebolnya tanggul tersebut disebabkan tendangan air dari atas yang disertai tanah, dan diperkirakan tidak mampu ditahan oleh tanggul tersebut.

“Selain itu, ukuran pipa untuk saluran terlalu kecil, menyebabkan air tidak lancar mengalir. Sebab lain, menurut Saya mungkin karena tidak menggunakan tulang besi. Apabila betonnya bertulang tentunya akan lebih kuat. Mengingat tanggul itu sebagai penahan tanah tebing yang cukup tinggi,” ucap Agung.

Dengan banyaknya bagian tanggul yang retak saat ini, agung mengkhawatirkan tebing yang ditahan oleh tanggul tersebut tidak lama lagi akan longsor. Karena menurut perkiraan dia, tanggulnya tidak dapat bertahan lebih lama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *